Berita

budi arie setiadi/net

Projo Dukung Penuh Ide Superholding BUMN

RABU, 02 MARET 2016 | 14:00 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Gagasan pembentukan superholding BUMN mendapat dukungan penuh dari Projo. Apalagi persaingan di era masyarakat ekonomi Asean (MEA) sudah tak bisa dihindari sehingga BUMN harus kokoh, efisien, kompetitif, inovatif  dan mampu menggerakan ekonomi dan pembangunan bangsa.

"Kita harus bergerak  ke arah kemajuan. Dunia sudah berubah begitu cepat. Kalau kita  tidak segera berbenah, akan banyak BUMN kita yg tergilas. Pasar tidak punya air mata," kata Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, beberapa saat lalu (Rabu, 2/3).

Kata Budi, beberapa negara yang menerapkan superholding untuk BUMN, terbukti mampu memiliki daya saing dan prospek yang bagus. Misalnya saja, China punya CIC, Singapura punya Temasek dan Malaysia punya Khazanah. Belum lagi negara-negara timur tengah seperti Qatar dan UEA. Dengan demikian, pengelolaan BUMN yang profesional mampu menjadi lokomotif perekonomian sebuah negara di kancah global.


"Kita juga tetap berpegang pada konstitusi dasar kita. BUMN yang bertugas untuk melayani dan mensejahterakan rakyat sebaik nya di buat Badan Layanan Umum saja. Sementara di sektor-sektor yang sudah free market seperti industri keuangan harus di buat profesional dan inovatif. Campur tangan politik harus dalam pengelolaan BUMN harus hilangkan," jelas Budi.

Di era kompetisi global, sambung Budi, hanya bangsa-bangsa yang kreatif, cerdas dan inovatif  yang akan bertahan. Ia pun optimis dan mendukung penuh kebijakan Presiden Jokowi dalam pengelolaan BUMN.

"Bangsa ini bangsa besar dan bangsa yang siap bertarung," pungkas mantan aktivis mahasiswa UI ini. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya