Berita

Andogo Wiradi/net

Beredar Informasi, Kelompok Luhut Panjaitan Mulai Disingkirkan Dari Istana

KAMIS, 25 FEBRUARI 2016 | 19:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kabar tak sedap berembus dari Istana Negara. Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Teten Masduki disebutkan tengah melakukan pembersihan kantor yang dipimpinnya itu dari figur-figur yang memiliki kedekatan dengan Menko Polhukam Luhut Pandjaitan.

Kali ini adalah Andogo Wiradi yang dicopot dari posisi Deputi V Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Andogo dilantik Luhut Pandjaitan sebagai Deputi V Kantor KSP pada bulan Agustus tahun lalu.


Sebelum dilantik sebagai Deputi V Kepala KSP, Andogo Wiradi yang berpangkat Mayjen TNI pernah menduduki sejumlah posisi penting di TNI seperti Ahli Golongan IV di Kopassus yang membidangi nuklir, biologi, dan kimia, Asisten Deputi Koordinasi Pengelolaan Wilayah Khusus Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan serta Kasdam I Bukit Barisan. Andogo juga pernah menjadi tenaga ahli Pengkaji Bidang Geografi Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas).

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa gerakan "deluhutisasi" ini adalah ekspresi ketidaksukaan pimpinan KSP atas figur-figur berlatar belakang TNI, selain untuk membersihkan KSP dari jejak Luhut Pandjaitan.

Sementara informasi resmi yang diperoleh redaksi mengatakan bahwa acara melepas Andogo akan dilakukan besok (Jumat, 26/2) di Ruang Rapat Utama, Gedung Bina Graha, Istana.

Dalam undangan yang beredar disebutkan bahwa Andogo mendapatkan penugasan baru di luar Istana.

Tetapi orang-orang dekat Andogo di KSP mengatakan sama sekali tidak ada posisi baru untuk Andogo. Situasi yang dialami Andogo ini disamakan dengan pepatah yang berbunyi, habis manis sepah dibuang. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya