Berita

Hermawi Taslim: Nostra Aetate Sejalan Dengan Pancasila

RABU, 24 FEBRUARI 2016 | 10:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nostra Aetate sangat sejalan dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Oleh karena itu, setiap orang Katolik terpanggil dan harus memiliki semangat mewujudkan kerukunan umat beragama di masing-masing daerahnya.

Demikian disampaikan Ketua Umum Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (FORKOMA PMKRI), Hermawi Franziskus Taslim di Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka sosialisasi konferensi international 50 tahun dokumen independen Nostra Aetate di Hotel Ameera, Pekanbaru, Riau, Minggu (21/2).

"Bangsa Indonesia tanpa terkecuali mendapat anugerah negara yang begitu besar dan harus dipelihara melalui kerukunan para suku, umat ataupun kelompok," ujar Hermawi Taslim.
 

 
Menurut Taslim, kerukunan umat beragama harus diwujudkan dalam bentuk nyata dan tidak hanya sekedar slogan semata. Paus Fransiskus sebagai contoh, memerintahkan kepada gereja dan institusi Katolik di Eropa untuk menerima para imigran Timur Tengah yang merupakan korban perang saudara di negaranya. Dalam kesempatan itu di Roma pada Oktober 2015, Hermawi Taslim sempat mengadakan kunjungan ke tempat pengungsi imigran Timur Tengah di Roma, yang dikelola oleh lembaga Katolik.
 
Sementara itu, Ketua Forkoma PMKRI Riau, Thomson Manulang menjelaskan, Forkoma PMKRI Riau menganggap perlu untuk melakukan sosialisasi konferensi international 50 tahun dokumen independen Nostra Aetate, karena relevansi atas perkembangan kehidupan kerukunan beragama di Indonesia. Selain itu, Forkoma PMKRI Riau perlu mendapat masukan hasil konferensi internasional di Universitas Gregoriana, Roma, Italia yang secara khusus dihadiri oleh Ketua Umum Pusat Forkoma PMKRI, Hermawi Franziskus Taslim atas undangan Vatikan pada Oktober 2015.
 
"Sosialisasi Nostra Aetate ini telah dilakukan oleh Forkoma PMKRI Daerah, termasuk di antaranya Jakarta, Medan dan Makasar. Menurut rencana sosialisasi ini akan dilanjutkan ke Banjarmasin, Palangkaraya dan Pontianak," ujarnya Thomson Manulang.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya