Berita

hasto kristiyanto/net

Kepala Daerah Asal PDIP Harus Wujudkan Pembangunan Nasional Semesta Berencana

JUMAT, 19 FEBRUARI 2016 | 23:37 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Mewujudkan Trisakti dan Pembangunan Nasional Semesta Berencana harus tetap menjadi tujuan utama setiap kader PDI Perjuangan dan seluruh pejabat pemerintah.

Karena itu, PDI Perjuangan  mendorong kepala daerah yang meraih kemenangan di Pilkada lalu untuk menjalakan Pembangunan Nasional Semesta Berencana dan mendorong terlaksananya kerjasama antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

Demikian disampaikan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Selatan di Kota Makassar (Jumat, 19/2)


"Untuk menggelorakan seluruh harapan PDIP, seluruh kepentingan kolektif masyarakat, di dalam Rakerda ini, sengaja dihadirkan kepala daerah, baik yang didukung langsung maupun yang jadi sahabat PDIp. Bahwa Indonesia harus berdaulat, berdikari, berkepribadian dalam kebudayaan, dan berdiri di atas kekuatan kolektif seluruh rakyat Indonesia," tegas Hasto.

Saat sambutan, Hasto menampilkan sejumlah ilustrasi dan gambar yang mendorong para kepala daerah yang hadir untuk menaruh minat di sektor pertanian. Ia berharap, para kepala daerah termotivasi untuk menciptakan kemandirian di sektor pertanian dan pemgembangan di sektor pertanian dengan melakukan kerjasama dengan Perguruan Tinggi Negeri.

"PDI Perjuangan meminta para kepala daerah untuk menunjukkan bahwa persoalan politik termasuk soal harga gabah, pangan dan sebagainya," papar Hasto.

Dia juga mendorong para kepala daerah yang diusung PDIP untuk terus peduli dengan kebudayaan. Dia senang rakerda dibuka dengan perpaduan tarian Makassar, Bugis, Mandar dan Toraja.

"Melalui rakerda ini, para kepala daerah terpilih diharapkan juga untuk bisa mensinergikan kebijakan pusat dan daerah," tambah Hasto. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya