Berita

gerindra/net

Seminar Gerindra Di Senayan Akan Pertegas Sikap Opisisi Pada Jokowi-JK

SENIN, 15 FEBRUARI 2016 | 08:13 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Partai Gerindra berencana menyelenggarakan seminar nasional dengan tema "Amal Bakti Sewindu Partai Gerindra" dan 6 tahun Partai Gerindra di gedung DPR, Komplek Parlemen, hari ini (Senin, 15/2).

Seminar ini diselenggarakan salah satunya demi menegaskan kembali posisi Partai Gerindra untuk tetap berada di luar pemerintah dan siap mengkritisi kebijakan pemerintah. Menurut Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ariza Patria, Partai Gerindra akan tetap menjadi oposisi yang setia mengkritisi kebijakan pemerintah jika tidak memihak terhadap kepentingan rakyat.
 
"Berada di luar pemerintahan bukan berarti membuat Gerindra lemah, justru semakin kuat di mata rakyat, karena menjadi bukti komitmen untuk tetap berjuang membela kepentingan rakyat," kata A Riza dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 15/2).
 

 
Politisi Gerindra itu menambahkan, menjadi oposisi walaupun sendiri, tidak masalah. Mengingat Gerindra telah terbiasa berjuang sendiri, asal demi kepentingan rakyat.
 
"Hanya Gerindra satu-satunya partai yang berani menolak revisi UU KPK sejak awal. Tidak hanya itu, saat pengesahan APBN 2016 beberapa waktu yang lalu, hanya Gerindra yang menolak penyertaan modal negara kepada BUMN sebesar Rp 34 triliun di dalam APBN 2016," ungkap A Riza.

A Riza menambahkan bahwa seminar yang rencananya dihadiri Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto itu, akan menghadirkan beberapa narasumber yang dikenal amat kritis terhadap beberapa kebijakan pemerintah, antara lain Ichsanuddin Noorsyi, Revisond Baswir, Marwan Batubara, Indriyanto Seno Adji, Yustinus Prastowo. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya