Berita

Baguna PDI Perjuangan Terjunkan Tim ke Tiga Daerah Terkena Banjir

SENIN, 15 FEBRUARI 2016 | 06:13 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

‎RMOL. Untuk membantu warga menangani bencana banjir sekaligus memberi pelayanan kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan menerjunkan tim ke tiga daerah, yaitu ke Jombang Jawa Timur; Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung; dan Kabupaten Kampar, Riau.

"Berdasarkan hasil rapat Baguna pada tanggal 13 Februari kemarin memutuskan untuk mengirim 3 tim ke tiga lokasi," kata Sekretaris Baguna DPP PDI Perjuangan, Alvian Feoh, di Jakarta (Minggu, 14/2).

Untuk tim yang ke Jombang personel Baguna dipimpin langsung Kepala Baguna Sadarestuwati yang merupakan anggota Komisi V DPR. Kegiatan di Jombang yakni membantu warga mengevakuasi dan pelayanan kesehatan. Mereka yang diterjunkan terdiri dari koordinator, dokter, tim rescue.


"Mereka juga dibantu dibantu 25 orang kader PDI Perjuangan Kabupaten Jombang melakukan beberapa kegiatan baksos (bakti sosial)," ujarnya

Adapun tim kedua yakni ke Kota Pangkal Pinang, terdiri dari personil Baguna Pusat 3 orang, 1 koordinator, 1 dokter, dan 1 tim rescure. Tim Baguna yang terjun di Kota Pangkal Pinang dipimpin Wakil Kepala Baguna Pusat, Tigor Sitorus.

"Mereka dibantu oleh 10 orang kader partai DPC Kota Pangkal Pinang untuk melakukan baksos dan pelayanan kesehatan," jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Baguna juga menyerahkan bantuan baju Baguna dan obat-obatan yang diterima secara simbolis oleh Wakil Walikota Pangkap Pinang, Muhammad Sopian. Adapun pengobatan gratis yang dilakukan hari ini di dua titik yaitu di Kelurahan Pasir Putih dan Kelurahan Paritlalang.

"Jumlah pasien sebanyak 110 orang. Dan rencananya tanggal 15 Februari pembagian beras sebanyak 1,5 ton untuk 400 KK di Kelurahan Sungai Selan, Bangka Tengah," ungkapnya.

Sementara Tim Banguna yang diterjunkan ke Kabupaten Kampar, lanjut Alvian, berkekuatan tim 3 orang yakni 1 koordinator tim Dewi Kencana, 1 dokter, dan 1 tim rescue. Mereka dibantu 15 orang kader partai Kabupaten Kampar.

"Mereka melakukan pelayanan kesehatan dengan menggunakan perahu motor. Jemput pasien melayani kebutuhan lain warga setempat," ungkapnya. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya