Berita

Nusantara

Tumpak-Irwansyah Dorong PT Tekan Kemiskinan Di Simalungun

SABTU, 06 FEBRUARI 2016 | 19:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan keheranannya atas tingginya angka pengangguran dan kemiskinan di Simalungun.

Menurut data yang ada, jumlah rumah tangga miskin hampir mencapai 50 ribu KK. Sementara pengangguran mencapai 40 ribu jiwa hingga 2012. Simalungun menduduki posisi ke-15 dari 36 kabupaten/kota dalam hal indeks pembangunan manusia.

Untuk diketahui, dalam pilkada Kabupaten Simalungun yang akan digelar 10 Februari mendatang, PDIP mengusung Tumpak Siregar dan Irwansyah Damanik. Hasto hadir untuk memberikan dukungan kepada pasangan calon yang diharapkan akan mendapat dukungan dari masyarakat Simalungun saat hari pencoblosan.


Hasto mengatakan bahwa pendidikan memegang kunci dalam mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan.

Pria kepercayaan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ini mengatakan bahwa seharusnya pemerintah daerah mendorong link and match perguruan tinggi sesuai karakteristik daerah.

"Sungguh aneh bahwa selama ini hal tersebut diabaikan. Di Simalungun, ada beberapa perguruan tinggi. Ada Nomensen, Universitas Simalungun (USI), Muhammadiyah dan sebagainya. Mestinya Nomensen dan Muhammadiyah itu difokuskan untuk mendongkrak kualitas pendidikan. USI fokus pada bidang pertanian dan birokrasi," papar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Sabtu (6/2).

Menurut Hasto, pemerintah daerah harus mendorong komitmen perkebunan -perkebunan yang ada di Simalungun untuk melatih dan  menerima lulusan dari perguruan tinggi yang ada.

"Lebih dari 50 persen masyarakat dan pendapatan daerah ini dari pertanian. Tetapi sungguh mengherankan bahwa selama ini fokus pembangunan tidak diarahkan ke sana," ucapnya.

"Simalungun juga merupakan daerah transit sehingga industri kreatif, jasa dan industri terkait semestinya bisa mendorong kesejahteraan di wilayah ini," lanjut Hasto.

"Saya telah memberikan arahan kepada paslon yang kami dukung, agar serius mendukung universitas yang ada di sekitar Siantar-Simalungun untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan di wilayah ini," tutupnya. [sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya