Berita

Politik

Publik Harus Cermat Sikapi Kasus Masinton Pasaribu

JUMAT, 05 FEBRUARI 2016 | 03:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Publik Harus Cermat Sikapi Kasus Masinton Pemberitaan mengenai kasus anggota DPR Fraksi PDIP Masinton Pasaribu dengan asisten pribadinya, Aditia Ismawati, dianggap sangat tidak berimbang.

Publik pun diimbau lebih cermat dan tidak terhasut dengan opini yang belum tentu benar.

"Pernyataan sepihak Dita seolah-olah dianggap sebuah kebenaran yang tidak dapat diperdebatkan lagi," ujar Humas Tenaga Ahli Fraksi PDIP, Pilian P.H, Kamis (4/2).

Dia mengatakan masyarakat juga harus tahu sepak terjang Dita. Dita terdaftar dan ber-KTA PDIP dari tahun 2009 dan ini yang membuat dia diterima oleh fraksi PDI Perjuangan sebagai aspri anggota. Ditekankan Pilian bahwa syarat mutlak yang tidak dapat ditawar-tawar untuk bisa menjadi TA atau Aspri anggota DPR-RI dari Fraksi PDIP adalah terdaftar dan ber-KTA PDIP.

Tapi entah alasan apa dan mengapa, berkat kasusnya dengan Masinton muncul ke permukaan, Dita diketahui sudah menjadi anggota Partai Nasdem, bahkan menjadi pengurus Nasdem di DKI Jakarta.

"Menurut hemat saya, bila Dita mampu memanipulasi dua partai besar, maka tidak menutup kemungkinan dia juga akan mampu memanipulasi hal-hal lainnya. Untuk kepentingan dan keuntungan apa, hanya dia saja yang tahu persis," kata dia.

Dia yakin semua yang dilakukan Dita tak lebih hanya untuk kepentingan pribadinya. Dita sangat piawai memainkan peran untuk hal-hal yang sifatnya menguntungkannya. Dan tidak menutup kemungkinan, katanya, hal ini terjadi untuk kasus yang dituduhkan ke Masinton.

Pilian merasa perlu mengatakan hal ini agar opini masyarakat jangan sampai tergiring oleh seorang Dita dan sekaligus mengklarifikasi opini yang seolah-olah bahwa persoalan Dita dengan Masinton adalah persoalan antara PDIP dengan Nasdem.

Menurut dia, tudingan demikian tidak benar. Antara PDIP dan Nasdem baik-baik saja dan semakin mesra karena sama-sama berkomitmen untuk mengawal bangsa dan negara serta pemerintahan Jokowi-JK untuk kesejahteraan rakyat.

"Saya berharap agar kasus ini kita percayakan sama aparat hukum dalam hal ini pihak kepolisian yang menanganinya, jangan terperangkap dengan pengiringan opini," katanya.

"Sebagai Humas TA dan Aspri DPR-RI, saya dan rekan-rekan juga sudah memberikan masukkan kepada partai dalam hal ini DPD DKI Jakarta agar segera mencabut keanggotaan partai Dita di PDIP, karena tidak menutup kemungkinan juga bila di Nasdem nanti tidak menguntungkan lagi, dia akan mencari partai lain," demikian kata Pilian.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya