Berita

rachmawati/net

Rachmawati: Manuver Kader PDIP Cermin Mabuk Kekuasaan

RABU, 03 FEBRUARI 2016 | 08:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kader PDI Perjuangan ternyata hanya berani pada perempuan. Kader PDI Perjuangan di Senayan misalnya, terus menyerang Menteri BUMN Rini Soemarno dan mendesak Joko Widodo untuk mencopotnya. Balakangan, juga ada kader PDI Perjuangan bermasalah dengan tenaga ahlinya, yang juga perempuan.

Demikian disampaikan politikus senior Rachmawati Soekarnoputri. Dalam pandangan Rachma, tindakan kader-kader PDI Perjuangan ini merupakan bagian dari penyalahgunaan kekuasaan, atau malah mabuk kekuasaan.

Penyalahgunaan kekuasaan yang lain, sambung Rachma dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 3/2), adalah dengan kehadiran Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang meresmikan beberapa proyek pemerintah. Tidak jelas posisi Megawati dalam peresmian tersebut.


Selain itu, lanjut Rachma, penyalahgunaan kekuasaan juga terlihat dari pembocoran surat pengangkatan yang bersifat rahasia oleh Banyu Biru. Bahkan memang, selain itu, sejumlah kebijakan rezim penguasa pun dipengaruhi oleh pola pikir orang-orang yang sedang mabuk kekuasaan.

"Maka kasus skandal megakorupsi BLBI yang jelas-jelass menyengsarakan rakyat dan tidak tersentuh hukum, atau kasus Komjen Budi Gunawan senagai tersangka oleh KPK yang diloloskan dari jerat hukum, itu pun tidak lepas dari pengaruh penguasa yang sedang mabuk kekuasaan," ungkap Rachma.

Menurut Rachma, hal ini merupakan cerminan betapa Republik Indonesia ini sedang menuju jurang kehancuran. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya