Berita

net

Kesehatan

Kemenkes Bantah Virus Zika Sudah Mewabah

SELASA, 02 FEBRUARI 2016 | 20:20 WIB | LAPORAN:

Kementerian Kesehatan mambantah jika dikatakan Virus Zika sudah mewabah di Indonesia. Pemeriksaan gejala virus itu hanya bisa dilakukan di laboratiorium tertentu, yaitu Balitbangkes Kemenkes dan Lembaga Biomolekuler Eijkman.

Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Oscar Primadi, sepanjang tahun ini tidak ada laporan hasil konfirmasi Virus Zika dari kedua laboratorium tersebut.

"Informasi tentang adanya salah satu warga Indonesia yang meninggal karena Virus Zika itu tidak benar," katanya kepada redaksi di Jakarta, Selasa (2/2).


Namun demikian, Kemenkes mengimbau agar masyarakat dapat aktif melakukan pencegahan penularan Virus Zika dengan menghindari gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Dengan menjalankan program 3M yaitu menguras, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas. Selain itu juga dengan meningkatkan daya tahun tubuh melalui perilaku hidup bersih dan sehat.

"Kementerian Kesehatan menyatakan kiat PSN-3M bermanfaat guna mencegah penyebaran Virus Zika kendati penderita penyakit yang tersebar oleh gigitan nyamuk Aedes ini belum ditemukan di Indonesia," jelas Oscar.

Selain PSN-3M, perlu juga melakukan kegiatan pencegahan lain seperti menghindari kontak langsung dengan nyamuk, menabur bubuk larvasida di penampungan air, menggunakan kelambu terutama saat tidur, serta memakai obat anti nyamuk.

"Jentik juga harus diawasi agar tidak berkembang sesuai program Kemenkes yaitu Gerakan Satu Rumah Satu Juru Pemantau Jentik," tegas Oscar.

Diketahui, virus yang mewabah di kawasan Amerika Latin itu ditularkan melalui gigitan nyamuk. Nyamuk yang menjadi vektor penyakit Zika adalah Aedes Aegypti untuk daerah tropis seperti Indonesia. Terdapat juga spesies nyamuk Aedes lain seperti Aedes Africanus di Afrika dan juga Aedes Albopictus di daerah lain. Nyamuk aedes merupakan jenis nyamuk yang aktif di siang hari dan dapat hidup di dalam maupun luar ruangan. Jenis nyamuk ini pula yang menyebabkan penyakit demam berdarah.

Virus Zika rentan ditularkan ibu hamil kepada janinnya. Gejala terjangkit virus ini seperti demam, bintik merah pada kulit, sakit kepala, nyeri sendi, nyeri otot, peradangan. Dampak virus bila menyerang ibu hamil dapat menyebabkan otak bayi di dalam kandungannya mengecil. [wah]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya