Berita

ilustrasi/net

Infra: Tak Cukup Hanya Mencopot Leo Tantino!

KAMIS, 28 JANUARI 2016 | 12:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pembenahan integritas dan kinerja PNS di lingkungan Pemprov DKI tak cukup hanya dengan mencopot Lurah Kartini, Leo Tantino. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang meloloskan Leo dalam seleksi jabatan padahal dia melakukan manipulasi presensi juga harus ditindak.

"Sebaiknya Ahok segera meminta pertanggungjawaban dan mengganti Kepala BKD DKI. Secara integritas, kinerjanya terbukti tidak sesuai dengan kapasitas dalam mengaplikasikan goodwill Ahok memperoleh pejabat yang sesuai dengan semangat dan visi misi mempercepat pembangunan yang responsif, transparan dan akuntabel," kata Direktur Eksekutif Indonesia For Transparency And Akuntability (Infra) Agus A. Chaerudin, Kamis (28/1).

Peristiwa terbongkarnya manipulasi presensi Leo Tantino, sebut dia, membuktikan lelang jabatan era Jakarta Baru gagal menempatkan figur pejabat yang memiliki integritas dan moralitas sebagai pamong praja.


"Lebih dari itu kejadian manipulasi presensi menguatkan dugaan adanya permainan "setoran jabatan" dan pemilihan pejabat yang sepaham dalam gerbong ciptaan oknum Bapperjakat," katanya.

Kasus manipulasi presentasi yang dilakukan Kartini Leo Tantino bukan satu-satunya alasan bagi Ahok mencopot Kepala BKD DKI Agus Suradika. Menurut Agus Chaerudin, sudah banyak kisruh akibat kegagalan dalam lelang jabatan yang dilakukan Tim Bapperjakat dan Tim BKD DKI namun selama ini ditutup-tutupi. Kekisurhan antara lain terjadi jelang akhir Desember 2015 dimana Ahok batal melantik lurah dan camat. Penyebabnya, sejak awal Ahok tidak mengetahui adanya pelantikan lurah dan camat bersamaan dengan pergantian eselon 2.

Leo dicopot karena terbukti mengakali presensi. Berdasarkan penyelidikan Inspektorat, Leo meminta seorang pegawai harian lepas Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, membuat presensi baginya. Presensi palsu itu pun membuat kehadirannya penuh, bahkan saat libur.

Sudah seharusnya, kata dia, Kepala BKD DKI bertanggung jawab atas terbongkarnya praktik curang Leo Tantino karena hal itu menjadi bukti Kepala BKD DKI sudah gagal melakukan pendampingan dan pembinaan. Terlebih pengawasan melalui K3 di setiap wilayah khususnya kepada para PNS di posisi baru pasca pelantikan hasil lelang jabatan.

"Terbongkarnya satu kasus "manipulasi presensi" ini tak bisa disepelekan. Sudah seharusnya Kepala BKD DKI bertanggung jawab atas terbongkarnya praktik curang mantan Lurah Kartini," demikian Agus Chaerudin. [dem]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya