Berita

SBY Terima Honoris Causa Bidang Pembangunan Berkelanjutan Dari ITB

SENIN, 25 JANUARI 2016 | 11:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima gelar kehormatan (honoris causa) bidang pembangunan berkelanjutan dari Institut Teknologi Bandung.

Penganugerahan gelar dilaksankan di Aula Barat ITB, Jalan Ganesha Bandung, pagi ini (Senin, 25/1).

SBY mendapat gelar doktor hanoris causa atas kontribusi dalam bidang ilmu pengetahuan dan perubahan cara berpikir ke arah pembangunan berkelanjutan.


Biro Humas ITB Budi Mulyadi menjelaskan SBY dikenal luas di Tanah Air dan internasional melalui pemikiran-pemikirannya dalam bentuk tulisan di antaranya tentang trilogi pembangunan abad ke-21.

Trilogi tersebut yaitu pertumbuhan (growth), keadilan (equity), dan keberlanjutan (sustainability). Tulisannya itu, sudah banyak dikenal dunia.

"Pengalaman, karya besar dan keilmuan yang telah dikembangkan SBY akan terus berkembang menginspirasi komunitas keilmuan di ITB," kata Budi seperti dilansir rmoljabar.com.

Berdasarkan catatan Kompas.com, pada Oktober 2014, SBY sudah menerima 10 gelar honoris causa.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, SBY sebelumya sudah menerima 10 gelar honoris causa. Yakni doktor honoris causa bidang Ilmu Hukum dari Webster University St Louis, AS, doktor honoris causa bidang Ilmu Politik dari Thammasat University, Bangkok, Thailand, doktor honoris causa bidang Pertanian dari Universitas Andalas, Padang, doktor honoris causa bidang Media dan Pemerintahan dari Keio University, Tokyo, doktor honoris causa dari Tsinghua University, Beijing.

Kemudian doktor honoris causa dari Universiti Utara Malaysia, doktor honoris causa bidang Kepemimpinan dan Pelayanan Publik dari Nanyang Technological University Singapura, doktor honoris causa bidang Hukum Perdamaian dari Universitas Syiah Kuala, Aceh, doktor honoris causa dari Universitas Ritsumeikan, Jepang dan doktor honoris causa bidang Pendidikan dan Kebudayaan dari Universitas Soka[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya