Berita

Menpora: KNPI Hasil Kongres Papua Yang Legal

SENIN, 18 JANUARI 2016 | 15:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menpora Imam Nahrowi meminta konflik dualisme kepengurusan KNPI diakhiri. Dia meminta pengurus KNPI dibawah kepemimpinan M Rifai Darus menjalankan program-program yang ada.

"Saya bersama Wapres sudah sejak awal mengakui KNPI hasil Kongres Papua," ujar Menpora dalam perbincangan saat ditemui M Rifai Darus dan belasan pengurus lainnya di lantai 10 Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (18/1).

Menteri Imam yang didampingi oleh Deputi Pemberdayaan Pemuda Yuni Poerwanti dan Deputi Pengembangan Pemuda Sakhyan Asmara, mengatakan konflik organisasi harus segera diselesaikan dan program-program dapat dijalankan.


"Kalau pondasi konflik itu kita sadari, berarti kita menyelesaikannya lebih mudah. Tapi kalau berdasarkan suka dan tidak suka, maka akan sulit," katanya.

Menpora menegaskan kepengurusan KNPI hasil Kongres Papua yang diakui pemerintah. Kendati begitu, Menpora meminta agar Rifai Darus cs bisa sebaik mungkin menyelesaikan konflik organisasi yang ada.

"Karena konflik ini tidak berawal dari pemerintah, maka mestinya masih ada jalan keluar yang bisa diselesaikan. Kalau dikembalikan ke pemerintah lagi, pemerintah pasti akan mengonfrontir kedua belah pihak lagi. Ketika ada yang meminta ketegasan, kami kembalikan ke legalitas bahwa KNPI Kongres Papua yang legal. Kalau diajak tegas-tegasan dan berani-beranian, jangan meragukan pemerintah," tutur Menpora.[dem]


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya