Menpora Imam Nahrowi meminta konflik dualisme kepengurusan KNPI diakhiri. Dia meminta pengurus KNPI dibawah kepemimpinan M Rifai Darus menjalankan program-program yang ada.
"Saya bersama Wapres sudah sejak awal mengakui KNPI hasil Kongres Papua," ujar Menpora dalam perbincangan saat ditemui M Rifai Darus dan belasan pengurus lainnya di lantai 10 Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (18/1).
Menteri Imam yang didampingi oleh Deputi Pemberdayaan Pemuda Yuni Poerwanti dan Deputi Pengembangan Pemuda Sakhyan Asmara, mengatakan konflik organisasi harus segera diselesaikan dan program-program dapat dijalankan.
"Kalau pondasi konflik itu kita sadari, berarti kita menyelesaikannya lebih mudah. Tapi kalau berdasarkan suka dan tidak suka, maka akan sulit," katanya.
Menpora menegaskan kepengurusan KNPI hasil Kongres Papua yang diakui pemerintah. Kendati begitu, Menpora meminta agar Rifai Darus cs bisa sebaik mungkin menyelesaikan konflik organisasi yang ada.
"Karena konflik ini tidak berawal dari pemerintah, maka mestinya masih ada jalan keluar yang bisa diselesaikan. Kalau dikembalikan ke pemerintah lagi, pemerintah pasti akan mengonfrontir kedua belah pihak lagi. Ketika ada yang meminta ketegasan, kami kembalikan ke legalitas bahwa KNPI Kongres Papua yang legal. Kalau diajak tegas-tegasan dan berani-beranian, jangan meragukan pemerintah," tutur Menpora.
[dem]