Berita

ilustrasi

Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Akan Menyerap 50 Ribu Tenaga Kerja

MINGGU, 17 JANUARI 2016 | 12:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung akan mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat. Salah satunya, proyek tersebut menyerap 50 ribu tenaga kerja.

"Pembangunan proyek kereta cepat ini cukup besar manfaatnya, karena akan ada penyerapan tenaga kerja hingga 50 ribu orang," ‎kata anggota Komisi IV DPRD Jabar, Gatot Tjahyono, Minggu (17/1).

‎Gatot mengingatkan masyarakat tidak perlu khawatir dengan kedatangan tenaga asing yang akan dipekerjakan dalam proyek tersebut.Lantaran sudah ada kesepakatan bahwa hanya tenaga ahli saja yang didatangkan dari Tiongkok sementara sisanya menggunakan tenaga lokal.


Meski demikian, Gatot menyayangkan karena proses administrasi proyek tersebut masih belum rampung, seperti Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) dan masterplannya belum siap.

"Segera diselesaikan RTRW dan masterplannya, agar proyek ini segera berjalan karena tentunya akan membawa keuntungan besar bagi Walini sendiri," demikian Gatot, seperti dilansir RMOLJabar.

Sebelumnya Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan izin presiden terkait pembangunan proyek kereta api cepat rute Jakarta-Bandung terbit pada 20 Januari 2016. Dengan demikian, prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) mega proyek tersebut bisa dilangsungkan sehari setelahnya.

"Kalau izin pembangunan selesai, maka groundbreaking akan diadakan 21 Januari 2016, tepatnya di KM 95," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya