Berita

Politik

POLEMIK GBHN

Andi Arief: Itu Cuma Ilusi Mega

RABU, 13 JANUARI 2016 | 15:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gagasan menghidupkan kembali Garis Besar Haluan Negara dinilai hanya ilusi. Gagasan yang didengung-dengungkan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri â€Žitu dinilai sebagai ide usang mengembalikan kita ke masa lalu.

‎‎"Ide dari sebuah diskusi-diskusi kecil, tidak ada kajian mendalam, itulah namanya ilusimega," kata Ketua DPP Partai Demokrat, Andi Arief, di akun Twitter miliknya, @AndiArief_AA, Rabu (13/1).

‎‎A‎ndi Arief menyatakan ide menghidupkan kembali GBHN sebagai bentuk eskapisme dan lari dari kenyataan.‎ Eskapisme adalah kehendak atau kecenderungan menghindar dari kenyataan dengan mencari hiburan dan ketenteraman di dalam khayal atau situasi rekaan‎.


‎‎"Kita hidup di era reformasi. Cara berfikir dan cara bertindak serta cara berpolitik tidak mungkin dimundurkan seperti era sebelumnya," kicau staf Presiden era Pemerintahan SBY ini.

‎Pikiran-pikiran pragmatis dan malas mencari solusi, menurut dia, yang membuat inspirasi dari cara pandang lama muncul. Padahal bukankah Orde Lama hampir menjerumuskan Indonesia di 1965-1966. Begitupula dengan cara Orde Baru yang hampir membuat Indonesia gagal di 1997-1998.

‎‎"Mengapa masih ada pikiran di era ini untuk kembali ke era dimana Indonesia hampir tenggelam? Di mana jasmerah?" kata Andi Arief menyindir.‎

‎Andi Arief‎  pun menyatakan jangan menyimpulkan kegagalan satu tahun pemerintahan Jokowi untuk menutupi fakta kita bisa bangkit sejak 1998-2014 dengan ide usang kembali ke masa lalu.‎

‎"Ide bukan lahir dari romantisme . Ide harus bersandar pada keadaan baru. Tidak mungkin solusi tiba-tiba datang dari sesuatu yang usang‎," tukasnya.[dem]‎

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya