Berita

Politik

Menkeu Didesak Segera Copot Ken Dwijugiasteadi

SELASA, 12 JANUARI 2016 | 08:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

LBH Pajak dan Cukai mendesak Menteri Keuangan untuk mencopot Plt Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Ken Dwijugiasteadi karena memberikan data 'bodong' mengenai jumlah penerimaan pajak tahun 2015 sebesar Rp 1.110,4 triliun atau setara 85,8% dari target APBN-P.

"Kami mendesak Menkeu untuk mencopot Plt Dirjen Pajak yang membuat 'semakin semrawut' angka penerimaan pajak tahun 2015. Data 'bodong' yang disodorkan Plt DJP membahayakan Menkeu dan Presiden Jokowi dalam tata kelola keuangan," kata Direktur Eksekutif LBH Pajak dan Cukai, Nelson Butarbutar, Selasa (12/1).

Nelson mengatakan dirinya menerima informasi dari internal Kemenkeu bahwa kemarin telah digelar rapat pimpinan (Rapim) DJP. Dalam rapat itu Menkeu memberikan pengakuan jujur. Pengakuan jujur Menkeu itu lanjut Nelson, terjadi bersamaan dengan surat kami nomor 18/DirEks/LBHPC/I/16 kepada Presiden Joko Widodo tanggal 8 Januari 2016.


Selain ke Presiden, Nelson juga mengirimkan surat Nomor 18A/DirEks/LBHPC/I/16 kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Data (PPID) Kemkeu tanggal 11 Januari 2016 untuk meminta data pendukung terkait klaim pencapatan pajak 2015 sebesar Rp 1.110,4 triliun.

Di dalam rapat tersebut Menkeu disebut-sebut mengatakan angka capaian penerimaan pajak tahun 2015 baru saja disampaikan perbendaharaan bahwa setelah direkonsiliasi ditemukan angka sebesar Rp 1.011 triliun. Sehingga jika dibandingkan dengan target APBN-P maka capaiannya hanya 78,37 persen. Jikalau ditambah pajak migas maka angkanya menjadi Rp 1.060 triliun.

"Kalau seperti itu adanya, itu jelas suatu pengakuan yang sangat jujur dari seorang Menteri. Kemungkinan itu dilakukan setelah menyadari ada kesalahan atas pasokan data yang diduga diterimanya dari kinerja Plt DJP yang memang memiliki tugas pokok dan fungsi melapor langsung ke Menkeu," ujar Nelson.

Nelson mengklaim besaran penerimaan pajak dengan menyatakan perkiraan penerimaan pajak 2015 kurang dari Rp 1.048 triliun atau setara dengan 80, 98 persen dari target. Perkiraan penerimaan pajak 2015 hanya sekitar Rp 931,7 triliun atau setara 71 persen dari target APBNP. Pencapaian ini berpedoman pada pengakuan Sigit Priadi Pramudito yang mundur dari jabatan DJP pada bulan ke-11 tahun 2015 karena merasa gagal memenuhi target.

"Saat ini kita tahu laporan Menkeu kepada Presiden tentang penerimaan pajak 2015 adalah sebesar 84,7 persen dari target APBN-P. Padahal dari hasil Rapim tadi diakui Menkeu bahwa total riil capaiannya hanya 82,1 persen. Kalau sudah seperti itu kami tidak hendak berpolemik, Plt Dirjen Pajak harus dicopot ," tegas Nelson.[dem]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya