Berita

Penegak Hukum Diminta Usut Dugaan Gratifikasi Fasilitas Kunjungan Sudirman Said ke Maluku

SENIN, 11 JANUARI 2016 | 17:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Penegak hukum diminta untuk proaktif terkait adanya dugaan penerimaan gratifikasi oleh Menteri ESDM Sudirman Said dari perusahaan gas yang sangat berkepentingan dengan pengelolaan gas blok Abadi di Blok Masela.

‎Para penegak hukum harus jemput bola untuk memverifikasi apakah hal tersebut termasuk gratifikasi atau bukan.

"Kunjungan Menteri ESDM ke Maluku baru-baru ini disebut-sebut difasilitasi perusahaan asing. KPK, Kepolisian dan Kejaksaan harus jemput bola, melakukan pengusutan agar kasusnya jelas," kata peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LPS) Agus Prayitno kepada redaksi (Senin, 11/10).

‎Agus menilai hal tersebut perlu dilakukan penegak hukum untuk memastikan tidak ada tindakan koruptif dalam proses pengembangan dan pengelolaan gas blok Abadi di Blok Masela.

Agus mendorong KPK, Kepolisian dan Kejaksaan Agung untuk proaktif. Kunjungan ‎Sudirman Said ke Maluku pada Jumat dan Sabtu (8-9 Januari) lalu disebut-sebut difasilitasi perusahaan gas yang ingin mengelola Blok Masela. Kabarnya juga kunjungan tersebut dilakukan Sudirman Said untuk melobi pejabat lokal di Maluku agar pengelolaan gas tersebut dilakukan dengan mekanisme off shore.

‎Apalagi belakangan beredar foto yang disebut-sebut seorang dirjen yang ikut rombongan Sudirman Said tengah berada di pesawat jet pribadi sewaan Inpex.

Dalam kunjungan tersebut Sudirman Said didampingi oleh Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, Dirjen Migas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja dan Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana.‎

"‎Jika kabar yang beredar benar, maka kasusnya sama ketika SS menumpang jet pribadi carteran Petral dari Singapura ke Medan beberapa bulan lalu, yang dibenarkan sendiri oleh SS," tukas Agus.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya