Berita

KedaiKOPI: Pemerintahan Jokowi Memuaskan

SENIN, 11 JANUARI 2016 | 11:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Lembaga survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) merilis hasil survei "Sikap Publik terhadap Kinerja Pemerintah di Awal Tahun 2016". Hasil survei menunjukkan publik mulai puas dengan pemerintahan Jokowi-JK.

‎"Kepuasan publik‎ kepada pemerintahan Jokowi-JK, puas (52%), tidak puas (45,9%), sisanya tidak menjawab atau tidak tahu," kata Jurubicara Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, dalam keterangannya kepada redaksi (Senin, 11/1).

‎‎Sigi dilakukan melalui telepon kepada 1200 responden dari seluruh Indonesia pada 2 hingga 6 Januari 2016. Hendri mengatakan h‎asil survei ini pertama kali terjadi tingkat kepuasan publik di atas 50% bila dibandingkan 4 kali survei yang dilakukan sebelumnya.‎‎


‎Menurut dia penurunan harga BBM yang waktunya secara kebetulan bersamaan dengan waktu pelaksanaan survei cukup berdampak pada tingginya tingkat kepuasan publik. 

‎‎Namun demikian, katanya, persepsi publik masih buruk terhadap beberapa asepek. Untuk kondisi perekonomian keluarga hari ini, misalnya, publik menganggap tidak ada perubahan dibanding tahun lalu. Hal itu tercermin dari hasil survei bahwa 20,2% menganggap ekonomi saat ini lebih baik dari tahun lalu, 59,4% sama saja dan 18,4% menganggap lebih buruk.‎Mayoritas publik menganggap pola koordinasi dan komunikasi presiden dengan para menteri tidak berjalan baik. 51,5% responden menilai koordinasi dan komunikasi presiden dengan menteri buruk, sebanyak 27,8% responden menganggap baik. 

‎‎Mayoritas publik, lanjut Hendri, juga menganggap pola hubungan eksekutif dan legislatif berlangsung buruk (59,3%‎), sementara yang menilai sebaliknya hanya 27,8%, dan sisanya tidak menjawab/tidak tahu. Terkait pertanyaan mengenai implementasi nawacita dalam kebijakan pemerintah, sebanyak 23,2% responden menganggap sudah, 67% belum dan sisanya tidak tahu dan tidak menjawab.

‎‎"Hasil survei ini tentu saja sangat dipengaruhi pada kejadian, peristiwa, momentum politik yang terjadi saat telesurvei dilakukan, namun tidak terbatas pada poin kepuasan kepada kinerja pemerintah," tukasnya.[dem]‎

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya