Berita

hakim parlas nababan

Hakim Parlas Nababan Tak Tahu Dirinya Dikecam Publik

SELASA, 05 JANUARI 2016 | 20:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hakim Parlas Nababan dikecam. Pasalnya, Majelis Hakim PN Palembang yang ia pimpin menolak semua gugatan perdata yang diajukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebesar Rp 7,9 triliun, kepada  PT Bumi Mekar Hijau (BMH) terkait kebakaran lahan.

Hakim Parlas di-bully habis-habisan oleh netizen. Meme bergambar Hakim Parlas dilengkapi kutipannya pernyataannya "bakar hutan itu tidak merusak lingkungan hidup karena masih bisa ditanami lagi" berseliweran di jagad media sosial.

Tak hanya itu, bahkan seorang warga yang mengaku korban kebarakan bahkan meretas situs PN Palembang. Hacker men-deface situs tersebut dengan menampikan ungkapan kekecewaan dengan latar hitam.
 

 
Saat diminta tanggapan, Hakim Parlas mengaku tidak mengetahui dirinya dikecam publik. Alasannya, telepon genggam yang ia punya tidak canggih, sehingga tidak bisa mengakses internet dan media sosial.

"Waduh, saya tidak tahu. Gimana mau lihat itu (meme), HP saya saja begini," kata Parlas ditemui sebelum memulai sidang, Selasa (5/1).

Terlihat, Parlas hanya memperlihatkan HP jenis Samsung warna hitam tanpa dilengkapi fasilitas internet.

Disinggung soal putusannya yang dinilai tak berpihak kepada masyarakat, Parlas hanya tersenyum dan enggan berkomentar.

"Hmmmm, tanya humas saja ya," tutup Parlas meninggalkan awak media. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya