Berita

jokowi

Sudirman Said Harus Mundur Karena Mengingkari Jokowi

RABU, 23 DESEMBER 2015 | 20:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri ESDM Sudirman Said harus mundur mengikuti langkah mantan Ketua DPR Setya Novanto. Kalau Novanto mundur terkait kasus 'papa minta saham', Sudirman Said harus meletakkan jabatannya karena telah mengingkari Presiden Joko Widodo.

Sekjen Perhimpunan Kedaulatan Rakyat, Khalid Zabidi, mengingatkan kasus Freeportgate ini diawali pengaduan Sudirman Said kepada Mahkamah Kehormatan Dewan terkait rekaman pembicaraan Setya Novanto, bersama pengusaha M. Riza Chalid dan Dirut PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin.

Langkah tersebut, sambung Khalid Zabidi, tanpa persetujuan Jokowi. Karena Sudirman Said sejatinya hanya untuk menutupi langkah politik main belakangnya yang mengirimkan sinyalemen perpanjangan kontrak Freeport dengan surat resmi Menteri ESDM ter tanggal 7 Oktober 2015.


"Dan (Sudirman Said) mencoba memasukkan klausul perpanjangan kontrak perpanjangan Freeport yang akan di selundupkan ke dalam paket ekonomi Jokowi," ujar Khalid Zabidi malam ini (Rabu, 23/12).

Menurutnya, sikap Sudirman Said bisa saja sebagai pengingkaran terhadap Jokowi yang sebelumnya mensyaratkan 5 prinsip tawaran baru kepada Freeport jika Freeport masih ingin beroperasi di Papua.

Yaitu antara lain royalti menjadi 6%, membereskan penanggulangan limbah tailing yang merusak lingkungan, memperbesar CSR bagi masyarakat dan lingkungan, pembangunan Smelter dan melakukan divestasi. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya