Berita

din syamsuddin

Din Syamsuddin: Novanto Sudah Melakukan Pelanggaran Etik Berat

RABU, 16 DESEMBER 2015 | 19:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai Ketua DPR Setya Novanto telah melakukan pelanggaran berat, bahkan bertingkat-tingkat.

"Apa yang diperiksa sudah sangat jelas. Bagi saya, pelanggaran yang dilakukan Setya Novanto, dalam bahas agama sebuah pelanggaran berat, murokkab, bertingkat," ujar Din dalam wawancara dengan Metro TV malam ini (Rabu, 16/12).

Karena, dia menjelaskan Setya Novanto telah terbukti melakukan pertemuan, percakapan dan permintaan saham saat bertemu Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin. Selain itu, pengadu Setya Novanto, yaitu Menteri ESDM Sudirman Said juga malah diadukan balik.


"Tidak ada pilihan lain, (Setya Novanto) mengundurkan diri sebagai Ketua DPR," tandasnya.

Meski begitu, dia tidak setuju kalau untuk pemberhentian Setya Novanto harus dibentuk lagi Tim Panel Ad Hoc, seperti ketentuan tata beracara di Mahkamah Kehormatan Dewan. Sebab hal itu akan membuat proses berlarut-larut.

"Saya tidak setuju kalau berlanjut ke Panel. Perlu terobosan hukum politik. Karena apa yang terjadi ini sangat kasat mata dan sangat kasat pikiran," demikian Din Syamsuddin, yang juga mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini.  [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya