Berita

Dahnil Anzar

Dahnil Anzar Kampanyekan Agama Untuk Perdamaian Di Kamboja

SELASA, 08 DESEMBER 2015 | 22:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Religion for Peace Asia and Pacific Interfaith Youth Network (RfP-APYIN) menggelar kegiatan Youth Camp di Hotel SenHan, Phnom Penh, Kamboja pada 7 sampai 10 Desember 2015.

Acara yang mengangkat tema "Multi-Religious Youth Action to Overcome Violent Religious Extremism" itu dihadiri 65 orang pemuda yang mewakili organisasi lintas agama dari 16 negara Asia-Pasifik yang bergabung dalam jejaring RfP-APYIN.

Dalam kesempatan tersebut, President (RfP-APYIN) Dahnil Anzar Simanuntak mengingatkan bahwa Asia adalah benua dengan tingkat keberagaman yang sangat tinggi. Karena itu keberagaman tersebut harus dijadikan kekuatan bukan kelemahan.


"Menyadari kita berbeda dan menghormati perbedaan tersebut adalah modal dasar untuk melawan ekstrimisme dan terorisme yang telah membajak agama dan melabeli agama identik dengan kekerasan," ungkap Dahnil, yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ini.

Menurutnya, pemuda di Asia dan Pasifik harus lebih banyak membangun "mutual understanding" melalui dialog, memanfaatkan keindahan keberagaman untuk mendorong aksi bersama melawan ektrimisme.

"Karena korban dari ektrimisme kebanyakan adalah anak muda. Maka anak muda Asia dan Pasifik melalui organisasi-organisasi keagamaan harus saling terhubung dan membangun jejaring yang kuat," ungkap dosen Untirta Serang, Banten ini.

Dahnil juga mengajak pemuda lintas agama di Asia-Pasifik untuk membuat aksi bersama yang diadaptasi dari program interfaith yang dirancang Pemuda Muhammadiyah, yakni: "Clean, Pray and Love" Movement.

Gerakan ini adalah gerakan lintas agama dimana beberapa pemuda lintas agama berkumpul bersama dan melakukan kegiatan kesukarelawanan seperti membersihkan masjid, gereja, kuil, dan tempat Ibadah lainnya sebagai bentuk aksi bersama dan mempererat persaudaraan antar sesama umat beragama.

Melalui gerakan yang diinisiasi Dahnil tersebut diharapkan terbangun komunikasi yang baik antar pemuda lintas agama di seluruh Asia-Pasifik.

Religion for Peace adalah organisasi lintas agama yang telah berdiri sejak tahun 1970 dan berkantor pusat di New York, Amerika Serikat. Religion for Peace memiliki komitmen melakukan dialog lintas agama untuk memaksimalkan peran agama yang mempersatukan untuk perdamaian dunia.

Beberapa tokoh penting yang memiliki pengaruh di Religion for Peace yang berasal dari Indonesia adalah Almarhum Lukman Harun (mantan Ketua Muhammadiyah yang juga mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah), Almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (mantan Presiden RI yang juga Ketua Umum PBNU), Din Syamsuddin (mantan Ketua Umum MUI yang juga mantan Ketua Umum Muhammadiyah). [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya