Berita

Olahraga

Olimpian: Kok Pak Ahok Bisa Bicara Seperti Itu

SENIN, 07 DESEMBER 2015 | 08:40 WIB | LAPORAN:

Para Olimpian atau kelompok mantan atlet Indonesia yang pernah mentas di Olimpiade menyesalkan ucapan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, soal "Lupakan Sajalah Asian Games 2018'. Menurut mereka hal itu dapat mengganggu psikologis atlet.

Seperti diketahui  4 Desember lalu, Ahok, panggilan akrab Basuki, dalam pernyataannya di depan wartawan di Balaikota Pemprov DKI Jakarta, menyebut Asian Games 2018 lebih baik dibatalkan saja. Ucapan Ahok itu menyiratkan kekesalannya terhadap respon Pemerintah Pusat yang lamban terkait keinginannya mengambil alih lahan di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sampai saat ini pengurusan ambil alih itu masih belum tuntas karena Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran Kementerian Sekretariat Negara mempermasalahkan hibah lahan itu ke Pemprov DKI Jakarta. Tak cuma PKK Kemayoran, tapi juga ada Komisi II DPR.


Padahal bila pembangunannya terlaksana, maka wisma itu dijadikan tempat menginap para atlet yang berlaga di Asian Games 2018 kelak. Setelah Asian Games selesai, Wisma Atlet tersebut akan jadi rumah susun untuk penduduk Jakarta.

"Kami sadar sejumlah masalah dalam proses persiapan Asian Games memang kurang, tapi harusnya tidak ada komentar seperti itu yang dikeluarkan oleh seorang pejabat," kata Ketua Asosiasi Olimpian Indonesia (IOA), Anton Suseno Minggu (6/12).

"Memang sekarang ini belum kentara (mengganggu psikis atlet). Tapi bisa menjadi bola salju yang besar. Makanya kami ada di sini untuk mengimbau pemangku kebijakan agar hal ini tidak merembet kemana-mana, yang akhirnya batalnya penyelenggaraan Asian Games," tambahnya.

Anton menambahkan penyelenggaraan Asian Games bukan tuan rumah Jakarta saja, tapi Indonesia secara keseluruhan sehingga semua ada keterkaitannya. Nah, ketika Jakarta ada kesulitan harusnya semua pihak bisa bersama-sama menyiapkan semuanya.

"Apalagi saat ini kondisinya sudah mulai membaik, artinya pengurus KOI baru, Satlak Prima juga baru. Nah Asian Games ini kan bisa menjadi tolak ukur untuk kita semua," ujar dia.

"Kami ini di sini bukan untuk menghantam, tapi kami mengimbau. Artinya mengimbau bisa menjadi kebaikan karena semua itu kan ada dampaknya. Sebelumnya, kami santai karena semua ranahnya mereka, tapi ternyata pemangku jabatan mengatakan itu, jadi jangan sampailah ini jadi bola salju yang besar," tambahnya.

Tak hanya Anton, Olimpian Judo sekaligus komisi atlet Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Krisna Bayu, mengungkapkan hal senada. Krsina mengatakan beberapa atlet bahkan ada yang mengeluhkan pernyataan Ahok tersebut kepada dirinya. Namun, hal itu tak diucapkan secara langsung karena sebagai atlet mereka tidak bisa berbuat apapun.

"Ada beberapa yang bilang ke saya, waktu saat baca berita soal Ahok. Pertanyaan mereka, kok Pak Ahok bisa bicara seperti itu?," ungkap Krisna menirukan pertanyaan salah satu atlet.

"Makanya di sini kami ingin meminta kepada pemerintah DKI Jakarta dan seluruh pihak yang berkompeten dalam hal persiapan pelaksanaan Asian Games 2018, agar dapat bersama sama secara serius mendukung sepenuhnya setiap proses perencanaan dan pelaksanaan persiapan kegiatan Asian Games," sambungnya.[wid]


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya