Berita

busyro muqoddas

Tes Buat Makalah, Ini Alasan Busyro Tak Penuhi Undangan Komisi III DPR

JUMAT, 04 DESEMBER 2015 | 22:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Calon pimpinan KPK Busyro Muqoddas punya alasan kenapa tidak memenuhi undangan Komisi III DPR untuk mengikuti tes pembuatan makalah.

Busyro mengaku perlu menjaga wibawa DPR yang hendak memerlukan pimpinan KPK yang berintegritas.

"Saya hanya dapat SMS saja dari Sekretariat Komisi III untuk hadir membuat makalah. Tidak ada surat dari Pimpinan Komisi III," jelas Busyro dalam pesan singkatnya (Jumat, 4/12).


"Karena saya sudah tempuh seluruh tes di Komisi III setahun yang lalu dan sudah selesai, maka jika saya datang, apa artinya dites lagi?" katanya melanjutkan.

Busyro memilih tidak hadir karena sudah menyangkut soal integritas. "Integritas menuntut kejelasan sikap. Jika saya datang, rentan dinilai sebagai pemburu kerja (job hunter). Itu saja," demikian Busyro.

Busyro dan Roby Arta Brata memang sudah menjalani fit and proper tes di Komisi III DPR pada periode 2009-2014 lalu. Namun, ditunda hingga Desember 2015 ini agar bersamaan dengan pemilihan empat calon pimpinan KPK.

Karena itu, selain Busyro dan Roby, saat ini sudah terdapat delapan capim KPK lainnya, hasil seleksi pada masa pemerintahan Jokowi. Yaitu Sujanarko, Alexander Marwata, Johan Budi Sapto Prabowo, Saut Situmorang, Surya Tjandra, Basaria Pandjaitan, Agus Raharjo, Laode Muhammad Syarif.

Dari ke-10 capim KPK tersebut, Komisi III DPR akan memilih lima di antaranya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya