Berita

g.h sutedjo/net

Olahraga

Ketum APSI GH Sutedjo Raih Predikat Cum Laude

KAMIS, 03 DESEMBER 2015 | 08:57 WIB

Ketua Umum Asosiasi Pelatih Sepakbola Indonesia (APSI) Gatot Hariyo Sutedjo menyatakan akan mengaplikasikan ilmu yang didapatkannya untuk mensinergikan ketidaksepahaman antara pemerintah dan PSSI selaku induk organisasi sepak bola di Indonesia.

"Saya berharap semua pihak dapat duduk bersama dan semua harus legowo untuk membangun sepak bola lebih baik lagi kedepannya," ujar GH sutejo usai mempertahankan disertasi hukumnya yang berjudul Efektifitas Sanksi Pidana Dalam Tindak Pidana Kepabeanan Di Bidang Cukai Ditinjau Dari Teori Hukum Pemidanaan”.

Gelar Doktor yang disandang oleh mantan pemain timnas PSSI Binatama itu didapatkan melalui sidang terbuka dihadapan para Guru Besar yang dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Krisnadwipayana  (Unkris) Abdul Rivai di Klub Eksekutif Persada Halim Jakarta Timur, Rabu (2/12).


GH Sutejo yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengcab PSSI Jakarta Timur itu menyatakan dengan duduk bersama semua pihak terkait baik pemerintah, PSSI, klub maupun para pihak yang berkepentingan dengan sepak bola Indonesia dapat saling memahami apa yang menjadi perbedaan untuk kemudian di cari formulasi yang tepat.

"Semoga sebelum bulan Februari 2016 semua permasalahan yang membelit persepak bolaan tanah air akan selesai kalau semua pihak mau legowo,” tukasnya.

Dalam sidang senat terbuka tersebut, pria kelahiran Jakarta 24 Agustus 1961 mendapat predikat Cum Laude saat mempertahankan desertasinya.

"Kami menyatakan bahwa promovendus telah menyampaikan disertasinya dengan baik dan sepakat untuk memberikan predikat Cumlaude kepada promovendus Gatot Hariyo Sutedjo," ujar DR. M.Iman Santoso yang juga promotor GH Sutejo.

Ia mengakui, disertasi yang dibuat selama 3,5 tahun itu dibuat dari telaah atau analisis mendalam terhadap penerapan sanksi pidana percetakan pita cukai palsu di kantor Bea dan Cukai Jakarta.

Selama berkarir di Kementerian Keuangan cq Direktorat Bea dan Cukai, berbagai posisi telah diemban GH Sutejo di antaranya menjabat sebagai Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jakarta, kepala kantor bea & cukai di Jakarta, Pontianak, Bogor, serta jabatan strategis lainnya.

Dan selama menjabat Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jakarta, berbagai kasus ditanganinya termasuk saat menungkap kasus pemalsuan cukai pita rokok dan minuman keras (Miras) impor palsu dan akibatnya negara dirugikan senilai Rp 700 miliar pada 2011.

Beberapa waktu lalu namanya banyak disebut-sebut sebagai salah satu kandidat dirjen bea & cukai departemen keuangan itu.  

Gelar Doktor kini sudah sah disandangkan di depan nama pembina sepakbola Gatot Hariyo Sutedjo.

"Kami menyatakan bahwa promovendus telah menyampaikan disertasinya dengan baik dan sepakat untuk memberikan predikat Cumlaude kepada promovendusGatot Hariyo Sutedjo," demikian Iman Santoso, promotor dari sidang senat terbuka.

Beberapa waktu lalu namanya banyak disebut-sebut sebagai salah satu kandidat dirjen bea & cukai departemen keuangan itu.[wid]                   

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya