Berita

Pertahanan

Asrena KSAD: Masalah Energi Berpotensi Jadi Medan Konflik Baru

KAMIS, 12 NOVEMBER 2015 | 17:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rasio kebutuhan dan ketersediaan energi dewasa ini sudah dalam taraf mengkhawatirkan. Pesatnya pertumbuhan manusia dan ekonomi secara global sewaktu-waktu dapat menjadi medan konflik baru dan bahkan meruncing.

Demikian dikatakan Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) KSAD, Mayjen TNI Wiryantoro NK dalam Seminar Forum Pendidikan Tinggi Elektro Indonesia (Fortei) 2015 di Aula lantai 4 Harris Hotel Pontianak, kemarin.

Wiryantoro menjadi narasumber dengan materi berjudul Peran TNI AD Guna Menghadapi Krisis Energi dalam Rangka Menjaga Kedaulatan NKRI
dalam diskusi yang diselenggarakan Fortei Universitas Tanjungpura Pontianak itu.

dalam diskusi yang diselenggarakan Fortei Universitas Tanjungpura Pontianak itu.

"Dalam rangka menghadapi krisis energi guna menjaga kedaulatan NKRI, sesuai dengan arah kebijakan dan strategi TNI, peran dan tugas TNI AD yang langsung bersentuhan adalah menjaga keamanan baik sumber energi atau obyek vital, distribusi energi, pengelolaan energi, melaksanakan pemberdayaan wilayah d iseluruh wilayah NKRI termasuk perbatasan darat dengan negara lain dan pulau-pulau terluar," paparnya.

Dalam implementasi di lapangan, kata Wiryantoro seperti diinformasikan Pendam Tanjungpura, fungsi dan keberadaan TNI AD di tengah masyarakat memegang kunci yang sangat vital. TNI harus bisa menjadi inovator, creator dan motivator serta dinamisator bersama rakyat dalam menjaga kelanggengan sumberdaya energi dan SDA.

"Bilamana Kementerian Pertahanan atau TNI secara bersama-sama dengan komponen bangsa lain berhasil melaksanakan pengelolaan energi nasional secara optimal, niscaya bangsa Indonesia mendapat kecukupan kekuatan untuk melakukan pencegahan dan penangkalan ancaman baik dari dalam maupun luar negeri sehingga keutuhan NKRI akan selalu terjaga," terang Mayjen Wiryantoro.[dem] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya