Berita

Pertahanan

Seorang Pejabat BP Batam Dicurigai Terlibat ISIS

SABTU, 07 NOVEMBER 2015 | 08:07 WIB

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memberikan perhatian serius terhadap kabar hilangnya mantan Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dwi Djoko Wiwoho. BNPT menduga, saat ini Djoko sudah berada di Irak.

Selain itu, BNPT juga meyakini tujuan akhir perjalanan Djoko adalah Suriah. Di sana, Djoko akan bergabung dengan gerakan Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS.

"Kami punya keyakinan kuat, pejabat tersebut terlibat dalam ISIS," kata Deputi Pencegahan BNPT, Brigjen Polisi Hamidin, dalam dialog pencegahan terorisme yang digelar BNPT di Tanjungpinang, Jumat (6/11) melansir dari JPNN.Com.


Dituturkan Hamidin, sebenarnya BNPT sudah mencurigai gerak-gerik Djoko dan keluarganya sejak beberapa bulan lalu. Sehingga keyakinan BNPT bahwa Djoko terlibat jaringan ISIS bukanlah tudingan semata. "Sudah dilakukan pendalaman," katanya.

Hamidin mengatakan, kasus ini menunjukkan bahwa paham ISIS sudah masuk ke berbagai kalangan. Untuk itu pihaknya akan bergerak cepat melakukan pencegahan masuknya paham ISIS ke Indonesia. Baik di kalangan pejabat maupun masyarakat biasa.

Kabar bergabungnya Djoko dengan ISIS ini juga menarik perhatian publik. Kata dia, banyak warga yang menanyakan kebenaran informasi tersebut.

"Saya katakan, 85 persen Dwi Djoko terlibat ISIS," tegasnya.[wid] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya