Berita

net

Pertahanan

PMII: Bela Negara Sejalan Dengan Islam

MINGGU, 25 OKTOBER 2015 | 18:35 WIB | LAPORAN:

Program Bela Negara yang baru saja diluncurkan oleh Kementerian Pertahanan mempunyai arti penting dalam perjalanan bangsa Indonesia ke depan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Aminuddin Maruf saat berbincang dengan redaksi beberapa saat lalu, Minggu (25/10).

Menurutnya, ada beberapa argumentasi mengenai Bela Negara sehingga PMII berkepentingan untuk turut menyukseskan program tersebut.


"Pertama, Program Bela Negara menjadi amanat konstitusional yang harus diselenggarakan dan menjadi tanggung jawab semua warga bangsa dalam usaha bela negara sebagaimana diatur dalam UUD 1945 pasal 27 ayat 3," jelas Aminuddin.

Hal ini juga diperkuat dengan aturan turunannya yaitu Undang-Undang Nomor 20/1982 tentang Pertahanan dan Keamanan dan pasal 6B UU 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia yang menyatakan setiap warga negara wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Selain itu, pasal 9 ayat 1 UU 3/2002 tentang Pertahanan Negara secara jelas dan tegas menyampaikan persoalan bela negara merupakan hak dan kewajiban seluruh warga negara.

"Kedua, secara ideologis bela negara akan menguatkan rasa cinta tanah air, menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme yang semakin luntur tergerus dengan perkembangan jaman," lanjut Aminuddin

Sebagai negara multikultural, multi etnis, keberagaman budaya, agama, suku, bahasa, warga negara Indonesia penting diikat dengan ideologi Pancasila yang menjadi tali pengikat dari keberagaman tersebut.

"Bahkan Islam mengajarkan cinta Tanah Air adalah sebagian dari iman 'hubbul wathon minal iman'," jelas Aminuddin

Landasan ideologis ini juga sangat kontekstual dengan kondisi bangsa hari ini yang terus dirongrong oleh ajaran islam radikal yang bertentangan dengan ideologi bangsa dan juga menjadi ancaman bagi keberlanjutan islam ahlu sunnah wal jamaah sebagai ideologi dari PMII.

Ketiga, lanjut Aminuddin, Program Bela Negara sangat strategis pada konteks kekinian di mana Indonesia sebentar lagi menjadi bagian dari masyarakat ekonomi Asean, sekat antar negara semakin hilang. Dan pada akhirnya ancaman kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia baik dari sisi pertahanan dan keamanan (militer), maupun sosial, budaya, ekonomi (non militer) semakin nyata. Program Bela Negara diharapkan menjadi media untuk memperkuat Indonesia dari ancaman tersebut.

"Oleh karena itu, PMII menilai Program Bela Negara dapat menjadikan Indonesia semakin kuat dan berdaulat. PMII siap menyukseskan Program Bela Negara di kalangan mahasiswa," demikian Aminuddin. [wah] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya