Berita

Pertahanan

Inilah Kronologi Penangkapan Kawanan Perompak di Pulau Parit

SABTU, 24 OKTOBER 2015 | 10:33 WIB | LAPORAN:

Total sudah tiga pelaku perompakan berikut barang bukti berupa perahu pancung dan senjata tajam yang diamankan oleh tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun. Empat rekan pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Informasi dari Kadispenal Laksma TNI M. Zainudin menyebutkan, satu perompak bernama Marwan diringkus tadi malam (Jumat, 23/10) di atas bukit di Pulau Parit.

Berikut kronologi penangkapan kawanan perompak di Perairan Kepulauan Riau:


Tanggal 22 oktober 2015:

1. Pukul 01.00 berdasarkan hasil Operasi Intelijen mendapatkan info ada pergerakan orang mencurigakan. Target operasi bergerak lima orang dengan menggunakan kapal pancung. Selanjutnya tim WFQR 4 TBK langsung bergerak ke Pulau Parit dengan menggunakan searider dan kapal patroli.

2. Pukul 04.30 tim WFQR mendapat info MV. Merlin telah dinaiki lima OTK dengan barang hilang berupa crane spin bearing, main bearing, dan thrust bearing toll set.

3. Pukul 04.45, kapal pancung pelaku terlihat, petugas lantas melakukan pengejaran. Melihat patroli tim WFQR 4 TBK, pancung dikandaskan. Tim WFQR 4 TBK berhasil menangkap satu orang pelaku atas nama M. Zakir dan semua barang hasil kejahatan. Enam orang rekannya melarikan diri.

4. Pelaku lantas dibawa ke lanal TBK selanjutnya satu tim melaksanakan pengejaran ke Kampung Parit, perbukitan dan hutan.

5. Pukul 13.00 dalam pengajaran tim berhasil menangkap satu orang pelaku lagi atas nama Bayu. Yang bersangkutan kemudian menunjukan rumah kediaman Zakir, tempat menaruh barang curian. Selanjutnya dilaksanakan penggeledahan ditemukan barang curian lainnya. Bayu dibawa ke Lanal TBK.

Tanggal 23 Oktober 2015

1. Pukul 16.00 tim WFQR 4 TBK melaksanakan pengepungan gubuk Zakir di tengah hutan. Terlihat ada aktivitas manusia. Tertangkap seorang pelaku lainnya atas nama Warman. Yang bersangkutan mengakui ikut dalam perompakan tersebut.

2. 16.30 Warman dibawa ke Lanal TBK.

Kadispenal menambahkan, jumlah dan part number sparepart MV. Marvin yang hilang sesuai dengan barbuk temuan pada saat penangkapan Zakir. Total keseluruhan barbuk yang ditemukan diperkirakan Rp 10 miliar.

Adapun tempat kejadian pencurian MV. Marvin dengan lokasi penangkapan berjarak 9,2 NM dengan kecepatan pancung pelaku 37 knot.

"Dari informasi kejadian MV.Marvin sampai berhasil ditangkapnya pelaku hanya 15 menit," lanjut Kadispenal.

Hasil pendalaman pelaku berjumlah tujuh orang terdiri dari tiga orang warga Pulau Parit dan empat orang dari Jakarta. Barang-barang hasil curian selama ini dikirim ke Jakarta. Aksi mereka sudah berlangsung selama satu tahun.  

"Intelijen Armabar akan mengejar empat pelaku yang kemungkinan melakukan kejahatan dan penadah," pungkas Kadispenal.[wid]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya