Berita

Amin Al Husseini/net

Netanyahu: Pembantaian Umat Yahudi Bukan Gagasan Hitler dan Nazi

KAMIS, 22 OKTOBER 2015 | 07:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Selama ini diyakini seyakin-yakinnya bahwa pembantaian umat Yahudi dalam skala massif pada Perang Dunia Kedua sebagai buah pikiran pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler.

Setidaknya 6 juta orang Yahudi tewas dalam peristiwa yang dikenal sebagai Holocaust itu.

Namun Selasa kemarin (20/10), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat berbicara di Kongres Zionis menyampaikan teori baru. Menurut Netanyahu, ide membantai Yahudi disampaikan Mufti Jerusalem ketika itu, Haji Amin Al Husseini saat bertemu dengan Hitler di awal 1940an.


"Hitler tidak ingin membantai umat Yahudi pada masa itu. Dia hanya ingin membuang mereka dari Jerman," ujar Netanyahu seperti dikutip dari CNN.

Sambung Netanyahu, dalam sebuah pertemuan dengan Hitler, Amin Al Husseini mengatakan, bila umat Yahudi dibuang, maka mereka kelak akan kembali.

"Lalu apa yang harus aku lakukan pada mereka?" tanya Hitler kepada Amin Al Husseini seperti direkonstruksi Netanyahu.

Kata Netanyahu, Amin Al Husseini menjawab singkat, Bakar mereka.”

Sejauh ini tidak ada dokumen dalam bentuk apapun yang bisa membuktikan kebenaran cerita Netanyahu itu. Berbagai kalangan di Israel dan di Palestina mengecam keras cerita Netanyahu yang tidak berdasar dan itu dan dianggap sebagai upaya untuk mempertajam konflik Israel-Palestina.

Sekjen Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erakat, mengatakan, orang Palestina berjuang bersama Pasukan Sekutu dalam Perang Dunia II.

Perjuangan Palestina melawan Nazi memiliki akar yang kuat dalam sejarah kami,” ujarnya. [dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya