Berita

Daerah Harus Mandiri dan Punya Daya Saing

SELASA, 20 OKTOBER 2015 | 20:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

  Dalam menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), daerah harus mampu tidak hanya bergantung pada anggaran negara dan harus mampu meningkatkan daya saing.

Persaingan saat memasuki MEA awal tahun depan, persaingan tidak hanya terjadi pada antar  negara, tetapi juga pada setiap daerah di Indonesia, terutama dalam menarik investasi.

Demikian disampaikan Ketua DPD RI, Irman Gusman ketika memberikan sambutan di Rapat Kerja Nasional BUMD di Hotel Mercure, Jakarta (20/10).


Menurut Irman untuk dapat mewujudkan pembangunan di daerah, dibutuhkan sebuah investasi, dimana investasi dapat muncul jika daerah tersebut mampu memiliki daya tarik tersendiri bagi investor. Oleh karena itu, dia berharap agar setiap pemerintah daerah dan dengan berbagai unit usahanya, seperti BUMD, harus selalu berinovasi dalam memanfaatkan peluang investasi.

"Untuk menghadapi MEA, setiap daerah harus melakukan SWOT analisis untuk meningkatkan daya saing. Daya saing harus ditingkatkan untuk dapat menarik  investasi. Tantangan kita adalah untuk selalu meningkatkan daya saing dan manajemen daerah untuk dapat meningkatkan persaingan," ujarnya.

Masih menurut Irman, salah satu indikator suatu daerah mandiri adalah tidak adanya kebergantungan daerah terhadap anggaran dari negara. Pemasukan tidak hanya diperoleh dari negara, tetapi juga melalui pendapatan daerah, mulai dari pengelolaan sektor pariwisata, sektor transportasi, ataupun sektor perdagangan. Peranan kepala daerah juga memegang faktor penting dalam menarik investor ke suatu daerah.

"Setiap kepala daerah harus bertindak proaktif dan ‘menjemput bola’ sendiri agar tercipta daerah yang mandiri. Apabila suatu daerah telah mandiri, maka daerah itu akan menciptakan banyak peluang kerja sehingga percepatan ekonomi akan meningkat," ujar anggota DPD RI dari Sumatera Barat ini.

Menutup sambutannya, Irman berpesan bahwa hal utama yang dilihat oleh para investor adalah kemudahan dalam hal pemberian izin.

"Salah satu hal yang dilihat oleh investor adalah bagaimana kemudahan dalam pemberian izin. efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi merupakan hal yang penting. Selain itu, kondisi stabilitas politik di daerah juga dapat mempengaruhi ketertarikan investor. Oleh karena itu ciptakan stabilitas politik yang aman di daerah," tutup Irman.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya