Berita

ilustrasi/net

DPR Didesak Segera Bentuk Panitia Angket Asap

SELASA, 15 SEPTEMBER 2015 | 09:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. DPR didesak membentuk Panitia Angket Asap untuk menyelidiki kebakaran lahan yang terus terjadi berulang di Riau.

Desakan ini disampaikan Kaukus Pemuda Riau-Jakarta dalam keterangan kepada redaksi. Kaukus ini terdiri dari Ton Abdillah Has (Ketua Departemen Pemuda DPP Partai Golkar), Tri Wahono (staf Ahli DPR RI), Rinny Marthavinna (Ketua DPP KNPI), Asrizal Nasri (Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), Muhammad Rafi (Ketua PB HMI MPO), Bob Febrian (seniman dan pekerja sosial), Yusafat Rendra (Wasekjen DPP KNPI) dan Ardi Amsyar (Ketua Umum Ikatan Senat Mahasiswa Ilmu Komunikasi Se-Indonesia).

"Nyata-nyata sebagian besar kebakaran merupakan upaya sengaja dari perusahaan-perusahaan perkebunan yang berbasis di Riau untuk melakukan land-clearing," kata Ton Abdillah Has beberapa saat lalu (Selasa, 15/9).


Kaukus Pemuda Riau-Jakarta mencatat, hingga kini setidaknya lebih dari 15 ribu orang telah dirawat sejak tragedi tersebut berlangsung dari sebulan yang lalu. Bahkan, kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Riau telah menelan korban jiwa seorang anak berumur 12 tahun, Muhanum Anggriawati, yang sebelumnya menderita ISPA.

Ton mengingatkan, bencana kabut asap yang telah berulang kali terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini telah mengancam kualitas hidup masyarakat Riau, terutama anak-anak dan lansia.

"Tidak bisa dibayangkan betapa efeknya akan terjadi selama bertahun-tahun mendatang pada ratusan ribu anak-anak yang terancam mengalami gangguan pernafasan akut, seperti infeksi paru-paru," demikian Ton. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya