Berita

mahathir/net

Mendapat Star of Soekarno, Ini Kata Mahathir Mohamad tentang Jasa Bung Karno pada Dunia

SENIN, 14 SEPTEMBER 2015 | 11:25 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Jasa Bung Karno tidak boleh dilupakan oleh bangsa Indonesia, juga tidak boleh dilupakan bangsa-bangsa lain yang pernah mengalami penjajahan.

Hal itu disampaikan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dalam pertemuan dengan pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno Rachmawati Soekarnoputri (YPS) di Yayasan Kepimpinan Perdana di Putrajaya, Malaysia, Senin pagi (14/9).

"Jasa Presiden Soekarno tidak boleh kita lupakan. Dia yang pertama kali mengatakan tentang kolonialisasi ekonomi. Saya masih ingat itu," ujar Mahathir Mohamad yang menjadi Perdana Menteri Malaysia pada 1981 hingga 2003.


"Prasiden Soekarno yang mengingatkan kita, walaupun kita sudah merdeka tetapi masih ada kekuatan asing yang selalu berusaha melanjutkan kolonialisasi secara ekonomi mengeruk kekayaan kita. Praktik ini masih berlaku sampai sekarang," ujarnya lagi.

Kekuatan asing, sambung Mahatir Mohamad yang pernah menyebut dirinya Little Soekarno, kerap menggunakan elemen tertentu di tanah air untuk memperjuangkan ideologi dan kepentingan mereka.

Rachmawati Soekarnoputri menemui Mahathir Mohamad untuk menyampaikan secara langsung keinginan YPS dan Universitas Bung Karno (UBK) memberikan Star of Soekarno kepada Mahathir Mohamad. Penghargaan itu akan diserahkan di Jakarta pada tanggal 27 September 2015.

Dalam pertemuan itu kedua tokoh mendiskusikan sejumlah isu yang terkait dengan neokolonialisme yang merusak tatanan dan perdamaian dunia.

Mahathir mengucapkan terima kasih atas pemberian itu dan mengatakan dirinya akan datang ke Jakarta untuk menerimanya. Dia juga mengatakan, dirinya terkejut dan tidak menyangka Rachmawati Soekarnoputri yang datang langsung menyampaikan undangan.

Adapun Rachmawati mengatakan, Star of Soekarno diberikan atas jasa dan peranan Mahathir Mohamad memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan. Keberhasilan Mahathir Mohamad membangun Malaysia menginspirasi banyak bangsa dan negara di dunia.

"Di Indonesia kini populer istilah proxy war, perang kepentingan asing yang memanfaatkan kelompok-kelompok di dalam negeri. Inti dari pertempuran ideologi itu adalah untuk mengusai sumber daya alam negara-negara itu," ujar Rachmawati.

Rachma mengutip salah satu perkataan Bung Karno yang terkenal bahwa perjuangan generasi berikutnya akan sulit karena mereka melawan saudara sendiri yang bersedia menjadi kepentingan atau proxy kaum kolonial.

Dalam pertemuan dengan Mahathir Mohamad, Rachmawati didampingi Ketua YPS Benny Soemarno, Wakil Rektor UBK M. Marhaendraputra, Kabag Humas UBK Michele Hutasoit, dan anggota YPS Teguh Santosa.

Pertemuan berlangsung selama satu jam. Selain bertemu dengan Mahathir Mohamad, Rachmawati juga bertemu dengan Tun Dr. Siti Hasmah Mohamad Ali, istri Mahathir Mohammad. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya