Berita

Nusantara

Masak harus Ridwan Kamil yang Urus Warga Medan

SENIN, 14 SEPTEMBER 2015 | 05:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dua dari tujuh jamaah haji yang menjadi korban jatuhnya crane di Masjidil Haram berasal dari Medan. Mereka belum mendapat penjelasan resmi dari pemerintah ihwal insiden yang merenggut nyawa keluarga mereka.

"Saya mendesak pemerintah RI, khususnya Kementerian Agama segera mengontak keluarga kedua almarhumah. Bekerja cepatlah. Biar ada kejelasan. Tak baik membiarkan keluarga korban bingung tanpa penjelasan soal musibah dan penanganan semua urusan pasca musibah," tegas politikus Demokrat Ramadhan dalam pesan singkat kepada Kantor Berita Politik RMOL Minggu malam.

Ramadhan yang juga calon Walikota Medan ini menegaskan hal tersebut usai membesuk keluarga Painem Dalio Abdullah dan Saparini Baharuddin Abdullah, dua jamaah haji yang jadi korban.

"Informasi dari Yudi, putera almarhumah Saparini dan Pak Tayib (suami Bu Painem), hingga kini belum ada informasi resmi pemerintah terkait musibah tersebut. Pihak keluarga hanya mendapat info kecelakaan dari rombongan haji dan media massa," ucapnya.

Ramadhan juga mendesak Pemko Medan supaya jemput bola. Pemko Medan harus pro aktif untuk mencari info komplit dan akurat ke Pemerintah Pusat dan Kemenag.

"Pemko Medan harus segera temui keluarga di rumah duka kedua korban. Jika bukan PLH Walikota dan Pemko Medan yang tanggap dan peduli, jadi siapa lagi? Mosok kita minta Ridwan Kamil (Walikota Bandung) dan Bu Risma (Walikota Surabaya) yang urus warga Medan yang terkena korban musibah di Makkah itu," demikian Ramadhan. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya