Berita

Dompet Dhuafa Targetkan Sebar 22 Ribu Hewan Kurban

SENIN, 14 SEPTEMBER 2015 | 00:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Jelang pelaksanaan Idul Adha, lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa semakin gencar mensosialisasikan ibadah kurban. Mereka bahkan memanfaatkan momentum car free day untuk menyampaikan ke masyarakat untuk menyerukan semangat kebaikan dan ajakan berkurban. Semangat kebaikan berkurban tersampaikan melalui aksi bagi-bagi kipas kepada masyarakat dan pengunjung yang melintas.

Hal itu dilakukan sekitar ratusan relawan Dompet Dhuafa menggelar yang melakukan aksi long march di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Minggu pagi.

Aksi yang berlangsung selama 2 jam tersebut juga diikuti Yuli Pujihardi, Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa. Dalam kesempatan tersebut dia menuturkan, berkurban merupakan simbol pengorbanan seorang hamba yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam momen Hari Raya Idul Adha,  umat muslim yang memiliki rezeki berkecukupan disunahkan untuk menyembelih hewan kurban sebagai tanda bersyukur dan berbagi antar umat manusia.

"Ini bukan sekedar aksi biasa. Lewat Aksi ini kita berusaha mengajak masyarakat untuk tumbuh bersama menanamkan nilai-nilai cinta berkurban melalui program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa," terangnya.

Lebih lanjut Yuli mengungkapkan, long march ini sebagai ajang untuk Dompet Dhuafa lebih menggaungkan nilai-nilai kepedulian terhadap kaum dhuafa. Dengan mengusung tema Andai Ini Kurban Terakhirku”, Yuli menambahkan pada gelaran kali ini, Dompet Dhuafa menargetkan sebanyak 22.000 hewan kurban siap didistribusikan  ke wilayah yang menjadi sasaran program.

Melalui program THK, daging kurban dapat terdistribusi setidaknya ke 17 provinsi di seluruh Indonesia, di 182 kabupaten, 469 kecamatan, dan 1.166 desa kepada masyarakat yang kurang beruntung.

Daerah-daerah di Nusantara yang menjadi wilayah distribusi THK antara lain  Langsa, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa  Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku,  NTT, dan kawasan Tolikara, Papua.

Sedangkan untuk luar negeri, tahun ini Dompet Dhuafa menyalurkan hewan kurban ke Mindanau, Filipina dan Gaza, Palestina. Yuli menuturkan, jenis hewan yang akan didistribusikan di Gaza adalah unta.

"THK menargetkan 22.000 hewan kurban dapat didistribusikan ke wilayah-wilayah pelosok, terbelakang, dan miskin yang ada di tanah air," jelas Yuli.

Aksi long march yang melibatkan relawan Dompet Dhuafa ini diharapkan dapat menyuarakan misi Dompet Dhuafa agar masyarakat di pelosok tanah air dapat merasakan nikmatnya daging kurban. "Relawan yang dilibatkan dalam long march kali ini sehari-harinya juga menyuarakan misi Dompet Dhuafa dengan menjaga gerai dan konter THK Dompet Dhuafa," papar Yuli.

Rencananya, aksi long march serukan kebaikan untuk berkurban ini akan berlangsung di beberapa titik di beberapa wilayah di antaranya, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, Riau, Makassar, dan beberapa titik cabang Dompet Dhuafa lainnya. Selain itu, dalam memudahkan umat muslim yang ingin melaksanakan ibadah kurban, Dompet Dhuafa pun turut memberikan sarana bagi para pekurban (orang yang berkurban), dengan menghadirkan kanal-kanal layanan kemudahan berkurban.

Kanal-kanal layanan kemudahan berkurban di antaranya, melalui kanal perbankan, QR Code,  payment online, kerja sama dengan e-commerce, Qurban Goes to School, Layanan Jemput Kurban, dan 53 konter Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa dan 16 gerai kurban di wilayah Jabodetabek, dan jumlah tersebut masih akan terus bertambah. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya