Berita

Ketua Komite II: Satgas Asap harus Segera Bekerja

SENIN, 07 SEPTEMBER 2015 | 02:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba prihatin terhadap masyarakat yang dilanda asap. Karena bisa mengakibatkan penyakit gangguan pernafasan dan kegiatan ekonomi rumah tangga masyarakat terganggu. Bahkan banyak bandara yang membatalkan jadwal penerbangan.

"Untuk itu, pemerintah harus hadir dalam suasana ini," jelas Parlin dalam siaran persnya (Minggu, 6/9).

Selain membantu memberikan masker, pemerintah juga perlu melakukan bantuan berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Teknologi pemadam kebakaran baik di lahan gambut maupun lahan hutan harus dimiliki walaupun peralatan standar.


"Kalau masih berlangsung satu minggu lagi tanpa adanya bantuan saya khawatir perekonomian akan lumpuh. Pemerintah juga harus mensosialisasikan tentang pencegahan kebakaran," ungkapnya.

Terkait kunjungan Presiden Joko Widodo ke Sumatera Selatan untuk memeriksa lokasi kebakaran, Parlin menyambut baik. Dia juga mengapresiasi kebijakan Presiden yang sudah membentuk Satgas Asap. Makanya Satgas tersebut harus segera bekerja mengatasi asap yang melanda sebagian wilayah Indonesia seperti pulau Sumatera dan Kalimantan.

"Satgas Asap kan sudah ada, saya minta agar segera laksanakan tugas. Karena jika masalah ini berlarut- larut akan menyebabkan masalah ekonomi," tegasnya.

Menurutnya, selama ini penanganan belum maksimal karena beberapa hambatan. "Tindakan hukum kepada oknum yang melakukan pembakaran hutanpun belum maksimal dan tidak memberikan upaya jera kepada pelaku," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya