Berita

fadzli zon/net

Fadli Zon: Shamsi Ali Perlu Baca Kamus agar Bisa Bedakan Kampanye dan Jumpa Pers

SABTU, 05 SEPTEMBER 2015 | 23:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dengan detail dan terperinci, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menjawab semua tulisan Imam Shamsi Ali, terkait pertemuan delegasi Indonesia dengan Donald Trump.

Shamsi Ali yang dikenal sebagai imam besar Masjid New York mengatakan bahwa ia sangat menyayangkan Ketua DPR bertemu dengan Donald Trump, dan apalagi dalam acara kampanye. Terkait hal ini, Fadli menegaskan bahwa acara pertemuan dengan Donal Trump itu bukan kampanye.

"Tapi press conference, dua hal berbeda. Cek saja artinya di kamus. Apalagi dalam terminologi politik," kata Fadli dalam keterangan Sabtu malam (5/9).


Fadli Zon pun menjawab penilaian Shamsi Ali bahwa pertemuan itu sangat tidak etis karena posisinya sebagai ketua DPR yang mewakili negara, juga tidak etis bila negara memberi dukungan pada capres Donald. Fadli menegaskan bahwa tidak ada dukungan atau semacam itu.

"Memangnya kita punya suara atau pengaruh mendukung bakal capres AS. Apalagi (Shamsi Ali menyebut Donal) salah satu calon (Presiden). Donald Trump itu calon pun belum. Ia adalah invidual yang berusaha mendapatkan dukungan dari Partai Republik," tegas Fadli.

Sekali lagi, Fadli menekankan bahwa ini bukan bukan kampanye, melainkan konfernsi pers yang diadakan di gedungnya Trump sendiri di Trump Plaza lobby. Saat itu, delegasi Indonesia baru dari lantai 26 ketemu Trump dan jajarannya dan diajak melihat press conference di bawah sambil jalan pulang.

"Di lobi itu sudah penuh wartawan dan para pegawainya. Sebagai sopan santun orang Timur, kami nonton melihat sampai konferensi pers usai, pun jalanan ke pintu keluar padat dengan manusia," demikian Fadli. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya