Berita

Tjahjo kumolo/net

KONGRES GMNI

GMNI Punya Tanggung Jawab Besar Luruskan Sejarah Bangsa

SABTU, 05 SEPTEMBER 2015 | 15:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

‎. ‎Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) harus tetap konsisten dan militan melakukan tugas-tugas organisasi yang berpihak kepada rakyat, serta melakukan tugas sejarah dalam meluruskan sejarah bangsa. ‎GMNI juga punya tanggung jawab besar dalam meluruskan babak-babak sejarah bangsa, khususnya tentang sejarah sosok dan pemikiran Bung Karno.

‎"Hal ini penting saya sampaikan karena masih ada pihak-pihak yang mengkerdilkan Bung Karno seperti oknum Widyaswara di Lemhanas. Lembaga yang dibentuk oleh Bung Karno justru mengkerdilkan pemikiran-pemikiran Bung Karno," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat menyampaikan kata sambutaan Pembukaan Kongres XIX GMNI yang berlangsung di Aula Kampus Unipa Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (Sabtu, 5/9). 

‎‎Tjahjo membuka Kongres XIX GMNI mewakili Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.‎ Sementara, Gubernur Nusa Tenggara Timur‎ Frans Lebu Raya menyampaikan bahwa pemilihan tempat pelaksanaan Kongres XIX GMNI di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang bertema Mewujudkan Kedaulatan Maritim Indonesia Melalui Trisakti Bung Karno merupakan hal yang tepat, karena NTT merupakan provinsi kepulauan. Dan negara maritim seperti Indonesia, harus ditopang dengan provinsi kepulauan. 

‎Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Persatuan Alumni GMNI, Ahmad Basarah‎ menyatakan bahwa GMNI adalah satu-satunya organisasi kemahasiswaan yang mampu eksis mempertahankan ajaran-ajaran Bung Karno dalam perjuangan organisasinya sejak Bung Karno diturunkan dari kekuasaan Presiden tahun 1967 lalu oleh rezim Orde Baru hingga hari ini. 

‎Sementara Ketua Presidium GMNI, Twedy Noviady Ginting, menegaskan bahwa Kongres XIX GMNI akan menjadi momentum bagi GMNI dalam memberikan kontribusi melalui sikap politik dan rekomendasi bagi bangsa dan negara‎. 

‎"Melalui pelaksanaan Kongres XIX GMNI di Maumere ini, menjadi momentum yang tepat bagi GMNI sebagai bagian dari warga bangsa untuk melakukan refleksi mendalam terhadap dinamika berbangsa dan bernegara selama lebih dari 70 tahun kemerdekaan Indonesia. Apakah cita-cita kemerdekaan itu telah tercapai ataukah kita justru berada semakin jauh dari cita-cita kemerdekaan,” ujar Twedy.‎ 

‎"‎Atas nama GMNI, saya meminta kepada pemerintah untuk segera mentransformasikan Trisakti Bung Karno dalam wujud keseimbangan pembangunan antar wilayah melalui kebijakan kemandirian pangan, kemandirian energi, kemandirian keuangan, kemandirian alutsista, kemandirian teknologi, dan kemandirian industri," pintanya. ‎

‎Kongres juga dihadiri oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, yang juga Alumni GMNI  dan pengurus DPP PA GMNI seperti Andreas Pareira, Eva K. Sundari, Refi Wahyuni, Ugik Kurniadi dan Muspida NTT. [ysa]‎

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya