Berita

setya novanto/net

Di New York, Ketua DPR Serukan Evaluasi PBB Secara Sistemik

SELASA, 01 SEPTEMBER 2015 | 05:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

.Demokrasi seringkali hanya menjadi prosedur demokrasi, dan bukan substansi perjuangan aspirasi rakyat. Demokrasi seharusnya bisa melindungi minoritas dan mayoritas.

"Demokrasi harus diterapkan konsisten tak hanya di negara masing-masing tapi juga dalam pergaulan international," demikian disampaikan Ketua DPR Setya Novanto dalam Konferensi Para Ketua Parlemen Dunia ke-4 di New York, Amerika Serikat (31/8).

Konferensi yang digelar sampai dengan 2 September ini bersamaan waktunya dengan 70 tahun usia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Setya Novanto menyampaikan Pidato tentang pentingnya peran Demokrasi dalam perdamaian dan pembangunan berkelanjutan.


Novanto mengatakan, dengan usia 70 tahun, PBB perlu dievaluasi secara sistemik melalui reformasi PBB, yaitu meninjau  ulang tata kelola organisasi sehingga setiap negara bisa duduk sama rendah, berdiri sama tinggi.

Dalam kesempatan ini, Novanto mengatakan bahwa sebagai negara demokrasi dengan dengan 260 juta penduduk, Indonesia berusaha mencapai target pembangunan berkelanjutan. Dan DPR RI menyiapkan peraturan pendukung, anggaran dan pembentukan panja MDGs yang sekarang bertransformasi menjadi SDGs atau sustainable development goals.

Dalam konferensi ini, selain Setya Novanto, rombongan delegasi Indonesia terdiri dari Wakil Ketua Fadli Zon, Nurhayati Assegaf, Tantowi Yahya, Michael Wattimena, Juliari P. Batubara, Roem kono dan Aziz Syamsuddin. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya