Berita

jokowi/net

Jokowi Harus Serius Ambil Langkah Strategis Hadapi Gelombang PHK

SELASA, 01 SEPTEMBER 2015 | 04:55 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Joko Widodo harus serius mengambil langkah-langkah strategis dengan mengeluarkan instruksi kepada para kepala daerah yang wilayahnya rawan terhadap gelombang PHK, seperti DKI Jakarta, Jawa Timur, Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah

"Fenomena PHK yang marak terjadi dikarenakan lesunya perekonomian Indonesia ditandai dengan melemahnya rupiah terhadap dolar AS," kata analis ekonomi dan politik Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 1/9).

Pemerintah juga, lanjut Andy, harus melakukan konsolidasi internal terhadap para pemangku kepentingan seperti para pengusaha, organisasi serikat buruh dan ekonom daerah. Selain itu harus melakukan langkah cepat dan tepat, seperti penurunan suku bunga untuk mendongkrak investasi, memberikan stimulan atau fasilitas penurunan pajak,dan persyaratan kredit yang fleksibel untuk mendorong produksi.


"Permasalahan tenggat waktu ekspor dan import juga harus disederhanakan untuk menekan ongkos produksi," ungkap Andy.

Andy menambahkan, peran lembaga bipartit di tingkat perusahaan sebagai media komunikasi antara pekerja dan pengusaha harus lebih diberdayakan. Selain itu lembaga tripartit di tingkat nasional, dan posisi Presiden sebagai ketua exofficio perlu ditingkat untuk menigkatkan dialog hubungan industrial yang dinamis, harmonis dan berkesejahteraan.

"Bila perlu komunikasi yang intens minimal dua bulan sekali dilakukan oleh kepala negara, kepala daerah dengan para pemangku kepentingan dunia usaha di Indonesia," demikian Andy. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya