Berita

geisz chalifah/net

Mengapa Akhirnya Geisz Chalifah Memutuskan untuk Melawan Ahok

SENIN, 31 AGUSTUS 2015 | 23:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sudah banyak kontroversi yang mengitari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok selama menjabat.

Di tengah kontroversi itu, mantan pengurus Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Geisz Chalifah, selalu membela Ahok. Ketika Ahok ditunjuk menjadi Gurbernur menggantikan Jokowi dan banyak kalangan masyarakat melakukan protes, Geisz tidak mengecam yang mendemo namun dengan tegas melalui media sosial ia membela hak konstitusional Ahok sebagau warga negara.

"Saat itu, banyak yang tidak setuju dengan pendapat saya lalu mengalirlah tuduhan sebagai liberal, sekuler dan sebagainya karena mereka tidak memiliki argument yang kuat terkait UU Politik maka yang lahir adalah tuduhan," ungkap Geisz kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Senin, 31/8).


Ketika Ahok melawan kebijakan Partai Gerindra, yang merupakan partainya, yang mendukung pemilu lewat DPRD, Geisz jugamengapresiasinya. Bahkan ketika Ahok melakukan perlawanan pada DPRD terkait APBD, Geisz juga memuji.

"Cara Ahok berkomunikasi tidak menjadi perhatian utama karena semangat Ahok melawan kemapanan adalah semangat bersama," ungkap Geisz, yang juga produser Gita Cinta Production.

Setiap hari, lanjutnya, Ahok muncul di televisi dan berbagai rekaman pernyataannya diunggah ke youtube. Geisz terus mengamati dan menyimak baik-baik setiap pernyataan Ahok. Sedikit demiki sedikit, Geisz mulai curiga karena dalam banyak hal Ahok selalu terkesan emosional.  

Hingga, ada sebuah rekaman seorang ibu dan anaknya datang melapor pada Ahok, dan Ahok menjawab pengaduan ibu dan anak itu dengan emosi, menggebrak mobilnya dan mengajak anak lelaki itu berkelahi. Bukan memberi solusi atau menentramkan tapi, Ahok menampakkan sikap arogan dan watak bengis di depan warga yg selayaknya dilindunginya.

"Ahok telah menunjukkan bahwa nalarnya cacat, emosinya tak mampu dikontrol. Saya tak bersuara hanya meyakini bahwa Ahok bukan sebagai pemimpin yang bisa diharapkan, hingga di pertengahan bulan Agustus kemarin Ahok menyatakan, siap membunuh 2000 orang demi melindungi 10 juta orang lainnya," kisah Geisz.

"Jelas sudah cacat nalarnya Ahok, dia tidak berperang dengan lembaga yang korup, dia tidak berperang dengan oknum pejabat yang memanfaatkan kedudukan. Dia mengajak berperang dengan semua orang termasuk pada masyarakat yang dipimpinnya. Saya memutuskan lawan Ahok," demikian Geisz. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya