Berita

Fraksi Nasdem Akui Kinerja Dewan Belum Memuaskan

SENIN, 31 AGUSTUS 2015 | 02:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sekretaris Fraksi Nasdem DPR RI Syarif A. Alkadrie mengakui kinerja Dewan masih belum maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Memasuki usia ke-70, wakil rakyat belum bekerja sesuai harapan.

"Harus kita sadari dan akui kinerja DPR sampai saat ini masih belum maksimal sesuai yang diharapkan," ujar Syarief dalam keterangannya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi kendala dan hambatan bagi performa kerja DPR saat ini. Satu di antaranya adalah polarisasi politik antara Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dengan Koalisi Merah Putih (KMP). Terutama di masa-masa awal masa kerja DPR periode kali ini.


Namun dia mengingatkan, pembelahan yang sudah terlanjur, jangan sampai membuat DPR retak dan terbelah. Sebaliknya, harus menjadi pemacu kedepan.

"Karena tiga tugas utama DPR harus di fungsikan secara maksimal. Kekurangan pada masa satu tahun pertama (harus) menjadi evaluasi besar, terutama tugas legislasi," tegasnya.

Syarief mengharapkan, ke depan tidak perlu ada lagi istilah faksi KMP atau faksi KIH. Kini saatnya memupuk semangat bersama, mengejar ketertinggalan, terutama tugas legislasi DPR. Saat ini banyak undang-undang lama yang sudah kadaluwarsa, yang urgen untuk direvisi dan disinkronkan dengan kebutuhan serta kondisi masyarakat.

"Undang-undang perdata sudah melabrak masuk ke arah pidana. Kemudian UU satu dengan yang lainnya saling bentrok. Contoh bidang kehutanan dengan undang-undang pemerintahan daerah. Inikan perlu segera diperbaiki," tegasnya.

Meski begitu Syarief masih melihat adanya kekompakkan dalam kinerja DPR selama satu tahun ini. Mereka sudah banyak berperan aktif melakukan proses check and balances terhadap pemerintah. Selain itu DPR juga telah menyelesaikan penetapan anggaran belanja negara. Kemudian juga beberapa produk UU yang sudah diselesaikan.

Di ultah yang ke-70 ini ia berharap, DPR bisa melakukan terobosan besar, terutama berjihad menghapus stigma negatif masyarakat selama ini.

"Kita ini di pilih oleh rakyat, tapi kenapa rakyat seakan tak mempercayai? Karena kemungkinan DPR selama ini mengecewakan harapan-harapan masyarakat. Oleh sebab itu, tugas utama DPR saat ini menghapus cap negatif tersebut," demikian Syarif A. Alkadrie.

DPR memang sempat terpecah di antara KMP dan KIH, yaitu barisan pendukung Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK saat pilpres. Perseteruan bahkan sempat memanas karena KIH membentuk pimpinan DPR tandingan setelah pemilihan pimpinan DPR dimenangkan KMP. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya