Berita

Menteri Puan Lepas Gugus Tugas Sail Tomini dan Festival Boalemo 2015  ‎

JUMAT, 28 AGUSTUS 2015 | 14:25 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani melepas empat gugus tugas Sail Tomini dan Festival Boalemo 2015. Gugus tugas adalah Ekspedisi Bhakesra V, Ekspedisi Surya Bhaskara Jaya (SBJ) LXIV, Lintas Nusantara Remaja Pemuda Bahari (LNRPB) VI dan Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) V.

‎"Pemberangkatan keempat gugus tugas tersebut merupakan pengejawantahan dari pengembangan budaya bahari, yang merupakan salah satu dari pilar penting dalam pengembangan doktrin Poros Maritim Dunia," kata Puan saat melepas empat gugus tugas di Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (28/8). 

‎Tampak hadir di acara tersebut antara lain Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menpora Imam Nahrawi, Wakasal Laksamana Madya Widodo, Kabaharkam Polri Komjen Putut Eko Bayuseno. 

‎‎Ekspedisi Bhakti Kesra Nusantara (Bhakesra) 2015 merupakan kegiatan mengunjungi pulau-pulau di kawasan  terluar, terpencil dan tertinggal (3T) dengan membawa berbagai program dan kegiatan bantuan untuk peningkatan pelayanan kebutuhan bahan pokok sehari-hari, makanan, kesehatan, pendidikan, dan sosial lainnya, serta sarana/prasarana, penyuluhan, hiburan,  dan penelitian potensi pulau-pulau tersebut. Ekspedisi Bhakesra 2015 dilaksanakan selama 28 hari dimulai tanggal 31 Agustus 2015 sampai dengan 28 September 2015. Nilai bantuan yang dibawa ekspedisi ini mencapai Rp 165 miliar, yang merupakan kontribusi bersama mitra pemerintah, dunia usaha dan masyarakat.‎ 

‎Menurut Puan, Ekspedisi Bhakesra dengan peserta mencapai 200 orang ini sangat relevan dalam menjalankan agenda strategis pembangunan yaitu kembali meneguhkan Kedaulatan Negara, ikut melaksanakan pembangunan dari pinggiran, dan ikut melaksanakan pembangunan karakter Bangsa khususnya bagi generasi muda. Ini juga mempunyai nilai strategis dalam menanamkan jiwa patriotisme, rasa cinta tanah air dan meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan serta memperteguh Bhinneka Tunggal Ika.‎ 

"Masyarakat kita masih banyak yang hidup di wilayah terpencil dan terisolir, dan mereka pada umumnya masih belum banyak tersentuh oleh program-program pembangunan sehingga akses terhadap pelayanan sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan politik masih sangat terbatas dan terisolir dari wilayah di sekitarnya yang lebih maju," lanjutnya. 

‎Ekspedisi juga melakukan pendataan terkait berbagai permasalahan pembangunan di daerah terpencil dan tertinggal. Identifikasi permasalahan tersebut akan dapat menjadi masukan yang sangat strategis dalam merumuskan dan memutakhirkan kebijakan pembangunan di daerah terpencil dan tertinggal. 

‎‎Keempat ekspedisi ini dilaksanakan oleh Kementerian PMK bersama TNI Angkatan Laut yang didukung oleh Kementerian/Lembaga, BUMN, Perguruan Tinggi, Perbankan, Dunia Usaha (CSR), Organisasi Masyarakat, Keagamaan dan Kepemudaan yang mendukung. 

‎"‎Di masa mendatang, secara khusus akan dilakukan percepatan pembangunan ekonomi nasional berbasis maritime," jelas Puan, sambil berharap para pemuda, sebagai pemimpin masa depan harus memahami potensi Maritim Indonesia, mencintai laut dan memiliki jiwa bahari.‎ 

‎Dalam rangka menumbuhkembangkan jiwa bahari tersebut, sebanyak 450 pemuda dari berbagai provinsi, yang mewakili organisasi kepemudaan dan perguruan tinggi, serta merepresentasikan komposisi lintas budaya dan agama ikut dalam ekspedisi ini. Ekspedisi ini diampu oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Selain itu, dengan semangat serupa TNI AL juga menyelenggarakan Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) V, yang diikuti oleh Pramuka Saka Bahari. 

‎Selain itu, dengan kekuatan yang dimilikinya, TNI AL juga menyelenggarakan Ekspedisi Surya Bhaskara Jaya LXIV, yang akan memberikan pelayanan medis dan bakti sosial ke sejumlah pulau-pulau kecil di kawasan terluar, terpencil dan tertinggal (3T). ‎Acara puncak Sail Tomini 2015 dilaksanakan, pada 19 September mendatang yang dipusatkan di Parigi Moutong Palu, Sulteng dan secara resmi akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo.
[ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya