. PDI Perjuangan percaya Presiden Joko Widodo akan mengambil kebijakan yang tepat dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini. PDI Perjuangan juga percaya pemerintah akan mampu mengatasi berbagai persoalan yang terjadi.
Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Hasto melanjutkan, PDI Perjuangan juga percaya bahwa bangsa ini memiliki banyak pengalaman menghadap persoalan yang jauh lebih berat sekalipun.Â
‎Namun demikian juga, sambung Hasto, ada beberapa saran PDI Perjuangan kepada pemerintah untuk menjalankan beberapa langkah kongkrit. Misalnya, ‎PDI Perjuangan mengingatkan pemerintah untuk terus menggerakkan sektor riil, mendorong tumbuh kembangnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang terbukti menjadi penyelamat krisis 1998. ‎
‎"Sektor kerakyatan ini harus terus dipacu. Insentif pajak diberikan bagi seluruh kegiatan yang menciptakan lapangan kerja baru bagi rakyat," kata Hasto dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 27/8).‎
‎Selain itu, sambung Hasto lagi, pemerintah harus duduk bersama dengan DPR sehingga seluruh dana cadangan fiskal, dana sosial, dan jika perlu melakukan realokasi anggaran untuk dipindahkan menjadi anggaran percepatan program padat karya di desa-desa. Hal ini penting untuk menjaga daya beli rakyat melalui cara-cara yang produktif.Â
‎"Disisi lain, daya dorong ekspor harus ditingkatkan. Dalam masa penuh tantangan ini, ekspor mineral dan hasil pertambangan dibuka saja. Demikian halnya untuk CPO, pajak ekspor lebih baik dijadikan insentif untuk petani di sektor perkebunan," papar Hasto.‎
‎PDI Perjuanhan juga berpendapat agar rupiah sebagai simbol kedaulatan moneter harus dipergunakan secara luas untuk kontrak-kontrak ekspor dan seluruh transaksi nasional.Â
‎"Jadi demand terhadap rupiah juga akan meningkat oleh affirmative policy tersebut," demikian Hasto. ‎[ysa]