Berita

ahok/net

Nusantara

RELOKASI KAMPUNG PULO

Ahok: Rusun Belum Penuh Bukti Banyak yang Cuma Ngontrak

RABU, 26 AGUSTUS 2015 | 10:14 WIB | LAPORAN:

Rumah susun (rusun) Jatinegara Barat tempat dimana warga Kampung Pulo dipindahkan belum terisi penuh. Bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian warga Kampung Pulo yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung lebih memilih pulang kampung.

"Sekarang terbukti kenapa rusunnya masih nggak penuh. Karena mereka pulang kampung semua ke Bogor, ke Jawa," ujarnya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (26/8).

Kata Basuki, sebagian besar warga yang tinggal di Kampung Pulo tidak memiliki rumah permanen. Mereka mengontrak rumah-rumah yang ada di bantaran sungai itu.


"Banyak yang ngontrak di sana," katanya.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI belum mengumumkan berapa jumlah resmi warga Kampung Pulo yang tinggal di bantaran Kali Ciliung yang berhasil digusur. Saat ini terdapat 520 bidang tanah yang telah selesai dirobohkan. Namun tidak disebutkan berapa kepala keluarga (KK) yang tinggal di sana. Penggusuran terjadi sejak Kamis (20/8) kemarin.

Hingga saat ini Dinas Perumahan mengaku masih mendata berapa jumlah KK yang tinggal di 520 bidang ini. Jumlah rusun yang tersedia di Jatinegara Barat juga kebetulan berjumlah sama dengan luas bidang lahan Kampung Pulo yang digusur, yakni 520 unit. Hingga Minggu (23/8) kemarin baru 417 unit rusun yang telah diambil kuncinya oleh warga.

Sementara Lurah Kampung Melayu Bambang Pangestu mengatakan terdapat 926 KK yang harus digusur dari bantaran Sungai Ciliwung.

"Ada 300 KK yang masih antri untuk mendapatkan rusun dari total 926 KK," ujar Bambang saat dihubungi RMOL, Sabtu (22/8).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya