Berita

ilustrasi/net

Waspada, Krisis 98 Bisa Terulang Kembali

RABU, 26 AGUSTUS 2015 | 00:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Saat ini, nilai tukar rupiah berada pada harga Rp 14.000 per 1 dolar AS, hampir menyamai harga dolar pada saat terjadinya krisis tahun 1998. Pemerintah harus waspada akan krisis 1998.

Karena itu, kata anggota Komisi XI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Kasriyah, perlu ada langkah-langkah kongkrit yang harus dilakukan pemerintah bersama Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Kementerian Keuangan. Langkah ini untuk melakukan koordinasi berkelanjutan untuk melakukan antisipasi agar tidak terjadinya krisis keuangan lanjutan di Indonesia.

Menurut Kasriyah dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 26/8), pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan dan Kementerian Keuangan tidak menganggap hal ini biasa-biasa saja, tapi pemerintah harus lebih serius lagi dalam mengatasinya. Agar pelemahan rupiah ini tidak membawa dampak negatif bagi perekonomian Indonesia.


"Pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Keuangan harus memastikan, betulkah melemahnya nilai tukar rupiah diakibatkan pengaruh dari pasar global? Atau ada permainan dari para spekulan-spekulan dolar untuk mencari keuntungan guna menghancurkan perekonomian Indonesia sebagaimana yang terajadi pada tahun 98," demikian Kasriyah. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya