. Relawan Merah Putih (RMP) terus bergerak menunjukkan kepedulian pada sesama. Setelah pekan lalu menggelar berbagai lomba dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan R ke-70, kini RMP membantu warga Kampung Pulo, Jakarta Timur.
RMP, yang merupakan relawan pendukung Jokowi-JK dalam Pilpres 2014, membagikan 1.000 paket sembako kepada warga Kampung Pulo yang direlokasi dan kini menempati Rumah Susun (Rusun) Jatinegara, Jakarta Timur dan melakukan pengobatan gratis.
Paket sembako itu terdiri dari 2 kg beras, 1 kg minyak goreng, 1 kg gula pasir, lima bungkus mie instan dan satu bungkus biskuit. Sementara itu, ada 520 Kepala Keluarga (KK) yang sudah menempati Rusun ini.
Ketua Umum RMP, Maruarar Sirait, mengatakan bahwa ia sudah bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama. Dan kedatangannya bersama rombongan ke Rusun, selain berbagi pada sesama, juga ingin mengecek langsung kondisi rusun.
"Saya ingin cek, benar gak ada solusi bagi warga yang direlokasi. Benar gak tempatnya layak dan nyaman," ungkap Maruarar Siarit, yang didampingi Kapolda Metro Jaya Tito Karnavian dan Wakil Walikota Jakarta Timur Hussein, yang juga disambut dengan hangat dan gembira oleh warga yang duduk rapi di lantai dasar rusun (Selasa, 25/8).
Dengan bersahabat, Maruarar pun berkomunikasi langsung dengan warga. Dia bertanya, apakah warga merasa nyaman serta menanyakan kondisi di lapangan. Dengan kompak, ratusan warga itu menjawab bahwa kondisi di Rusun ini aman, nyaman, dan bersih.
Dengan penuh persahabatan juga, Maruarar memanggil salah seorang warga. Ibu Eti namanya. Ia sudah tinggal di bantaran kali Ciliwung sejak 52 tahun lalu, atau tepatnya ketika dia baru lahir. Kini, Ibu Eti tinggal di Lantai 4, Tower D. Ibu Eti pun dengan senyum ramah dan gembira, bahwa hidup di Rusun lebih aman, nyaman dan sehat.
Usai dialog, Maruarar, Kapolda Metro Jaya, Wakil Walikota Jakarta Timur langsung menuju ke lantai 4 untuk memastikan kondisi yang disampaikan tadi. Beberapa kamar pun dimasuki dan berdialog dengan warga di ruangan, juga tak lupa dites kondisi air. Airnya cukup bersih.
Usai meninjau langsung, Maruarar memastikan bahwa kebijakan Ahok ini pantas didukung. Sebab faktanya, pemerintah benar-benar memberikan solusi, dengan infrastuktur yang memadai.
"Kalau kebijakan bagus, kita harus jujur bilang bagus. Kita dukung Pak Ahok," ungkap Ara, demikian ia disapa, sambil mengatakan bahwa ia kenal dan berteman dengan Ahok cukup lama, ketika Ahok masih menjabat‎ Bupati, dan dari dulu Ahok sangat sederhana dan merakyat.
"Di saat yang sama, warga juga harus ikut berpartisipasi dalam mendukung kebijakan pemerintah yang benar-benar pro-rakyat. Program pemerintah yang bagus, serta kepedulian warga menjadi pilar demokratisasi menuju kesejahteraan," ungkap Maruarar.
Ibu Saani (60), mengatakan bahwa ini kini merasa nyaman tinggal di rusun. Ia tinggal bersama dua anaknya, dan dua cucunya. "Alhamdulillah, kita bisa tinggal disini, gak ngangkut-ngangkut air lagi. Kita juga alhamdulillah dapat bantuan dari Bapak Ara dan rombongan," ungkap Saani, yang kini tinggal di Lantai 4, Rumah Nomor TB 0405.
"Alhamdulillah, sekarang tidak kenal banjir lagi. Kita ucapkan terimakasih kepada pemerintah. Harapan kita, uang sewa-nya jangan naik lagi," ungkap Bapak Adong (72), yang tinggal di Rumah Nomor TB0404.
[ysa]