Berita

ilustrasi/net

Olahraga

ABM Motorsport Rebut 20 Podium

Indonesia Sentul Series of Motorsport III
SELASA, 25 AGUSTUS 2015 | 08:38 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Balapan Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) seri ketiga sukses digelar di Sirkuit Sentul, Bogor kemarin. Principal ABM Enterprise merangkap Manager Team Vivi Montolalu mengaku puas atas prestasi yang telah diraih oleh timnya.

Dari 11 race yang digelar, ABM Motorsport meraih 20 piala. Prestasi terbaik diraih Diponegoro yang meraih juara di kelas Master Euro 2000.

"Saya cukup bangga dengan para pebalap ABM Motorsport. Mereka pegang komitmen untuk berikan yang terbaik di setiap seri ISSOM 2015. Meskipun dua pebalap kami tidak ikut berlaga namun tidak mengurangi performa para pe­balap dalam beraksi. Di seri kedua lalu kami berhasil menyabet 18 piala dan di seri ketiga kami berhasil membawa pulang 20 piala, senang rasanya," ujar Vivi bersemangat kepada pers.


Lalu apa target tim ini di seri ke­empat nanti? Istri dari pebalap Paul Montolalu pun tersenyum.

"Kami tidak ingin membuat stress pebalap dengan target-target. Yang perlu dikedepankan adalah mereka bisa balap dengan fun se­hingga dengan sendirinya prestasi akan tercatat karena mereka beraksi tanpa beban," pungkas Vivi.

Dipo, sapaan akrab Diponegoro juga puas atas prestasi yang diraih­nya di kelas Euro 2000. Dia men­gaku persaingan sangatlah ketat mulai lap awal hingga lap akhir.

Padahal dia mengusung mo­bil Peugeot 405 keluaran tahun 1992 yang kurang optimal di rpm tinggi dan di trek lurus. Dia pun menerapkan strategi prima saat melibas tikungan kecil di R1 Sirkuit Sentul.

"Sebagai strategi, saya fight di tikungan sejak lap-lap awal. Persaingan terasa ketat dan pebalap menempel satu sama lain sejak lap awal. Jika saya mengejar di trek lurus sudah pasti ketinggalan. Masuk tikun­gan kecil, adalah saat yang tepat untuk melibas lawan. Untuk mengimbangi trik saya telah sematkan teknologi Limited Slip Deferential (LSD)," ujar pebalap yang sudah naik podium juara 1 untuk kelima kalinya.

Dikelas master Mas Dipo menorehkan catatan waktu 26 me­nit 35,795 detik disusul Leon Chandra dengan torehan waktu 26 menit 37,376 detik dan Ananda Yusuf dengan catatan waktu 26 menit 45,159 detik di peringkat ketiga. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya