Berita

puspayoga/net

Menteri Puspayoga Pede KUR Rp 30 Triliun Bisa Tercapai

JUMAT, 21 AGUSTUS 2015 | 07:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menargetkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 30 triliun tahun 2015 ini bisa tercapai. 

Alasannya, komitmen tiga bank pelaksana KUR dengan target tersebut akan berupaya untuk dipenuhi, mengingat antrian nasabah dibank pelaksana KUR cukup banyak yaitu sebesar kurang lebih 2700 nasabah calon debitur yang saat ini lagi proses pengajuan.

"Bank Pelaksana KUR Tahun 2015 adalah BRI, Mandiri dan BNI, optimis target penyaluran KUR akan tercapai. Hal ini sesuai kesiapan Cabang Bank Pelaksana  di seluruh Indoneisa untuk membantu pembiayaan Usaha Mikro dan Kecil," kata Puspayoga dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 21/8).


KUR yang kembali diluncurkan mulai 25 Mei 2015 lalu, dengan suku bunga KUR tahun ini sebesar 12 persen per tahun, dari sebelumnya 22 persen dengan plafon kredit maksimal Rp25 juta tanpa agunan yang dikonsentrasikan pada usaha mikro di sektor pertanian, kelautan perikanan, industri kecil dan sektor lainnya. Bank penyalur KUR adalah BRI, BNI dan Bank Mandiri serta BPD (dengan kriteria  NPL saat penyaluran KUR sebelum evaluasi di bawah 5 persen dan mempunyai sistem IT atau online dengan perusahaan penjamin).

"KUR adalah kredit untuk pembiayaan modal kerja atau investasi kepada debitur.  Sektornya untuk pertanian, perikanan, industri pengolahan dan perdagangan terkait," kata Puspayoga.

Menkop menjelaskan, KUR dengan subsidi bunga termasuk imbal jasa penjaminan dalam penyaluran tahun 2015 diantaranya subsidi bunga KUR Mikro 7 persen, subsidi bunga KUR Ritel 3 persen, dan subsidi bunga KUR TKI 12 persen .

"Secara periodik tiga mingguan, kami akan memonitor perkembangan penyaluran KUR sampai dengan Desember 2015," demikian Puspayoga. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya