Berita

ahok/net

Ahok Harus Tanggung Jawab atas Kemacetan di Jatinegara Hari Ini

KAMIS, 20 AGUSTUS 2015 | 12:01 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. DPRD DKI Jakarta harus meminta tanggungjawab Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) atas kemacetan parah di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kemacetan ini akibat bentrok antara warga dengan Satpol PP saat akan melakukan penggusuran.
 
"Seharusnya, semua upaya dan tindakan yang dilakukan pemerintah jangan sampai mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas," kata Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 20/8).
 
Menurutnya, Pemprov DKI harus berupaya untuk mencegah bentrok antara warga dengan Satpol PP saat melakukan penggusuran bangunan di kawasan bantaran Kali Ciliwung. Sehingga tidak berdampak atau menimbulkan kemacetan. Sayangnya, Pemprov DKI tidak melakukan upaya antisipasi sehingga mengganggu Kamseltibcar lalu lintas. Bahkan akibat peristiwa tersebut, aktivitas masyarakat terganggu.
 

 
"Gubernur Ahok seharusnya paham lalu lintas itu urat nadi kehidupan,cermin budaya bangsa dan sarana utama untuk meningkatkan perekonomian. Sehingga semua pihak terutama pemerintah harus mewujudkan Kamseltibcar lalu lintas,: tegas Edison.
 
Dikatakan, penggusuran dengan kemacetan dua hal yang berbeda. Tetapi Gubernur Ahok telah melakukan penggusuran yang menimbulkan kemacetan. ITW menilai, Gubernur Ahok telah menunjukkan sikap emosi dan bertindak dengan mengedepankan kekuasaan, sehingga upaya mewujudkan Kamseltibcar terganggu.
 
Gubernur Ahok telah mengganggu aktivitas dan kreatifitas masyarakat akibat kemacetan  lalu lintas di wilayah tersebut. DPRD DKI harus meminta tanggungjawab Gubernur Ahok," demikian Edison. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya